SuaraBali.id - Suami dari Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalilah, Muhammad Khairul Rizal didepak dari Partai NasDem seusai dirinya menolak mencalonkan diri lagi sebagai anggota legislatif.
Ia kini berlabuh mengikuti jejak Muhammad Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang (TGB) ke Partai Perindo.
“Karena tiang (saya) sudah dicabut Kartu Tanda Anggota (KTA) dan tiang langsung diajak bergabung ke Perindo. Bismillah tiang berlabuh ke Perindo, Insya Allah,” aku Muhammad Khairul Rizal saat dihubungi Suara.com, Jumat sore (27/1/2023).
Sebelumnya, Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem NTB, Wahidjan membenarkan perihal pemberhentian, Muhammad Khairul Rizal dari partai, pemberhentian mulai per tanggal 18 Januari 2023 tidak lagi menjadi kader NasDem.
“Benar telah diberhentikan dan dicabut KTA Partai NasDem," kata Sekretaris DPW Partai NasDem NTB, Wahidjan
Alasan dikeluarkan, kata Wahidjan sebab tidak bersedia lagi menjadi calon legislatif 2024 dari Partai Nasdem dan Penandatanganan Pakta Integritas Partai NasDem.
“Yang kedua beliau tidak mau menandatangani pakta integritas dari NasDem," tambahnya.
Meskipun suami orang nomor 2 di NTB itu diberhentikan oleh partai, Wahidjan mengaku tidak berpengaruh pada Pemilu 2024 mendatang.
Terlebih dengan rencana keddatangan Bakal Calon Presiden (Bacapres) Anies Baswedan ke NTB
“Tidak terlalu berpengaruh, kami sudah memeriksa secara internal semua aspeknya sosial politik," tegasnya.
Kondisi ini pun diakui menimbulkan semangat kerja kerja konsolidasi lebih kuat ke dalam memperluas pengaruh politik Nasdem di tengah tengah masyarakat NTB.
“Apalagi dengan kehadiran Anies Baswedan sebagai Capres Dari Nasdem yg semakin membumi dan melekat di hati Rakyat NTB," pungkasnya.
Kontributor : Toni Hermawan
Berita Terkait
-
Protes Usul KPK Soal Ketum Parpol Cukup 2 Periode, Sahroni: Hak Internal, Tak Bisa Diganggu Gugat
-
Sebut Standar Perlindungan PRT Dalam dan LN Kini Setara, Legislator Nasdem: Kemenangan Kemanusiaan
-
Isu Merger Gerindra-NasDem, Dasco Buka Suara: Kami Bingung, Tak Pernah Ada Pembicaraan Itu
-
Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat
-
Murka Elite NasDem ke Tempo Soal Merger Gerindra Dinilai Rendahkan Martabat Surya Paloh
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
Polisi Ungkap Motif Mengejutkan Bocah Lompat dari Lantai 3 di Denpasar
-
Tak Gentar Meski Skuad Pincang, Johnny Jansen Bocorkan Kunci Kemenangan Bali United
-
Dilarang Bawa Sambal Terasi, Makanan Jamaah Calon Haji Disita Petugas
-
Begini Praktik Curang di Hari Pertama UTBK SNBT 2026
-
Stop 'Open Dumping'! Menteri LH Ancam Pidana Penjara hingga 15 Tahun bagi Pemda Bandel