SuaraBali.id - Sempat ramai diperbincangkan di media sosial beberapa video rekaman CCTV yang memperlihatkan seorang pria yang meminta sumbangan di beberapa toko di Bali.
Dalam keterangan di video, pria yang terlihat menggunakan baju kaos dan celana pendek disebut meminta sumbangan untuk pembuatan ogoh-ogoh.
Akhirnya pria tersebut sudah diamankan oleh Unit Reserse Kriminal Polsek Denpasar Timur. Pria berinisial IKS (27) yang berasal dari Gianyar diamankan saat dia berada di rumahnya.
“Berdasarkan informasi dan ciri-ciri pelaku, Unit reskrim langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku di rumahnya, daerah Gianyar saat pelaku sedang duduk,” ungkap Kapolsek Denpasar Timur Kompol I Nengah Sudiarta pada Selasa (17/1/2023).
IKS melakukan aksinya pada Minggu (15/1/2023) di beberapa toko di wilayah Denpasar Timur.
Pada toko pertama yang merupakan toko sepatu di Jalan WR Supratman, dia memperoleh Rp 400 ribu. Sedangkan di penjual pisang goreng di Pasar Ketapian dia mendapat Rp 280 ribu.
Meski disebut sempat ada kecurigaan dari salah satu korban, IKS dengan percaya diri menyebut dirinya berasal “dari sini”.
Alhasil total IKS memperoleh Rp680 ribu setelah menjalankan aksinya.
“Pelaku Meminta uang dengan alasan sumbangan Ogoh-ogoh dengan jumlah tertentu setelah dikasi langsung kabur,” tambah Kompol Sudiarta.
Baca Juga: Gara-gara Google Maps, Rombongan Bule Rusia Naik Ayla Jatuh ke Jurang
Polisi mengamankan barang bukti berupa uang Rp 680 ribu, kaus berwarna kuning, celana pendek, dan tas yang digunakannya saat beraksi.
Dalam keterangannya kepada polisi, IKS menjelaskan uang hasil palakannya rencananya digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Akhirnya dia mengembalikan uang tersebut kepada pemiliknya dan berjanji untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut.
“Setelah dilakukan mediasi dengan korban, Pelaku akhirnya mengembalikan uang tersebut dan minta maaf kepada korban serta berjanji tidak akan melakukan kembali,” pungkas Kompol Sudiarta.
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Berita Terkait
-
2 Warga Belanda Dilarang Masuk Indonesia Usai Gelar Event Lari Khusus Bule
-
Komisi XIII DPR Kecam Keroyok Massa di Bali: Desak Penegakan Hukum & Pendampingan Trauma Anak Korban
-
Wamendagri Bima Arya Dorong Tiga Langkah Perkuat Ketahanan Pangan di Daerah
-
Polisi Tetapkan 5 Tersangka Pengeroyokan Pria yang Diduga Curi Ayam di Tabanan
-
Penggagas Entourage Bali yang Diskriminasi WNI Suka Pindah-pindah Negara Gegara Ini
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Bali Silent Disco Dituding Diskriminasi WNI, Koster: Ternyata Tidak Seperti Diberitakan!
-
Warga NTB Mulai Krisis Air Bersih
-
Polisi Bongkar Makam Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa
-
5 Warga Tersangka Pembunuhan Pria Diduga Curi Ayam di Tabanan
-
Ayah Korban Pengeroyokan Usai Dituduh Curi Ayam Tinggalkan Tiga Anak