SuaraBali.id - Peristiwa pengeroyokan dan penusukan terhadap seorang polisi yang bertugas di Kepolisian Daerah (Polda) Bali pada Minggu (8/1/2023) dini hari. Polisi berinisial Aipda IPJS (37) dilaporkan ditusuk oleh dua orang pria di kawasan Jalan Legian, Kuta, Badung.
Kepala Bidang Humas Polda Bali Kombespol Stefanus Satake Bayu Setianto membenarkan terjadinya peristiwa tersebut. Dalam keterangannya, peristiwa tersebut terjadi pada pukul 03.30 Wita di depan Apache Bar di Jalan Legian, Kuta, Badung.
“Pada hari Minggu tanggal 08 Januari 2023 sekitar Pkl. 03.30 Wita bertempat di Depan Apache Bar Jalan Raya Legian Kuta Badung telah terjadi perkelahian hingga berujung pengeroyokan yang mengakibatkan korban mengalami luka tusuk,” ujar Kombespol Satake Bayu.
Menurut laporan, kejadian tersebut bermula saat awalnya ada gesekan di dalam kelab Padys Pub. Gesekan tersebur diduga karena pelaku melakukan pelecehan terhadap seorang perempuan yang merupakan teman korban.
Akibat keributan yang terjadi, pihak keamanan Padys Pub mengusir kedua kubu dari tempat tersebut. Namun, perkelahian berlanjut hingga akhirnya Aipda IPJS ditusuk oleh pelaku.
Dalam keterangannya, Aipda IPJS disebut langsung dilarikan ke Rumah Sakit Tri Jata Denpasar.
“Berlanjut terjadi perkelahian hingga terjadi penusukan yang mengakibatkan korban luka dibawa ke RS Tri Jata Denpasar,” ujarnya.
Sudah ada tiga saksi yang diperiksa sejauh ini terkait peristiwa tersebut. Dengan pemeriksaan saksi tersebut, polisi sudah mengantongi identitas dua orang yang diduga menjadi pelaku pengeroyokan dan penusukan. Kedua pelaku berasal dari Palembang dan bekerja sebagai operator alat berat.
Lebih lanjut, Kombespol Satake Bayu menjelaskan kasus ini akan ditangani Polresta Denpasar.
Baca Juga: Oknum Polisi Jual Istri ke Sesama Rekan Polisi di Madura, 5 Tahun Korban Menderita
Sementara itu, Kepala Seksi Humas Polresta Denpasar, Iptu Ketut Sukadi menyebut kasus ini masih didalami untuk menemukan tersangka pelaku penusukan dan pengeroyokan tersebut.
“Perkembangannya saat ini masih dilakukan pendalaman karena pelakunya sejauh ini belum ditemukan. Jadi masih ada pendalaman termasuk dengan saksi untuk bisa ditetapkan tersangkanya,” ujarnya saat dihubungi pada Senin (9/1/2023).
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Berita Terkait
Terpopuler
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
- Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- 5 Manfaat Air Mawar untuk Wajah dan Kulit yang Menarik Diketahui
Pilihan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
-
Siswa TK sampai SMA di Jakarta dan Tangerang Raya PJJ Sampai Rabu 9 September
-
Episode Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Kata Badan Geologi
-
Abu Vulkanik Krakatau Meningkat, Operasional Bandara Soetta Berhenti hingga Pukul 6 Sore
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
Terkini
-
13 Ribu Penumpang Terdampak Pembatalan Penerbangan di Bandara Bali
-
Pecah Kepadatan Jawa-Bali, ASDP Kerahkan Kapal Jumbo Jatra I dan Portlink 0
-
42 Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Bali Batal
-
Gubernur Koster Tegas: Jangan Biarkan AI Hapus Kecerdasan Budaya Bali
-
Tiba di Lombok, Putri Mahkota Swedia Langsung Disuguhi Minuman Racikan 11 Rempah