SuaraBali.id - Pelaku pembunuhan perempuan yang merupakan Pekerja Seks Komersial (PSK) berinisial AS (26) pada Sabtu (31/12/2022) malam lalu sudah diamankan di Mapolresta Denpasar. Dia sudah ditahan sejak ditangkap di kawasan Sanglah pada Senin (2/1/2023) lalu.
Dari pengakuan pelaku berinisial RAPB (26), dia sejatinya berniat hanya untuk membuat korban pingsan dengan cara melilit leher korban dengan kabel.
Hal tersebut dilakukannya karena memang berniat untuk merampas barang milik korban. Namun, ternyata tindakannya menyebabkan koban meninggal dunia.
“Kemudian yang bersangkutan melilitkan itu tujuannya supaya pingsan tetapi ternyata malah meninggal. Pelaku meninggal memang dicekik dan kemudian dibenturkan kepalanya,” ujar Kapolresta Denpasar Kombes Pol Bambang Yugo Pamungkas saat konferensi pers di Mapolresta Denpasar, Jumat (6/1/2022).
Dalam ceritanya, RAPB memang mendapat niat melakukan perbuatan tersebut kepada seorang PSK pada hari itu juga.
Hal itu dilakukannya karena merasa tidak punya uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Setelah kembali dari tempatnya bekerja di sebuah restoran pada tanggal kejadian, dia baru mengunduh aplikasi MiChat untuk menyewa PSK.
Dia bahkan mengaku mencari cara untuk membuat seseorang pingsan dari YouTube.
“Karena saya lelah, saya gak punya uang sama sekali, saya pulang tidur. Setelah bangun tidur saya tidak punya uang sama sekali,bingung mau ngapain. Setelah itu saya download MiChat. Setelah itu saya melihat tutorial di youtube untuk membuat pingsan orang,” tutur pelaku.
Baca Juga: Angin Kencang Landa Denpasar Sebabkan Pohon Bertumbangan, Mobil Parkir Tertimpa
Pelaku disebut baru tiba di Bali pada 26 Desember 2022 lalu dan bekerja di sebuah restoran. Pelaku yang kini sudah menjadi tersangka itu awalnya berniat merampas dua handphone dan sejumlah uang milik korban.
Sementara itu, setelah dilakukan visum dan autopsi pada korban, dipastikan penyebab meninggalnya adalah akibat dicekik dengan kabel sepanjang 10 meter dan sempat dibenturkan oleh pelaku
“Memang dari hasil autopsi, meninggal dikarenakan jeratan kabel yang dilakukan pelaku kepada korban. Korban meninggal memang karena dicekik saja kemudian dibentukan kepalanya,” imbuh Kombespol Bambang.
Atas perbuatannya, tersangka kini dijerat dua pasal yakni pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara dan pasal 365 ayat 3 KUHP tentang pencurian yang ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara.
Tinggalkan Bayi 3 Bulan
meninggalnya AS juga meninggalkan pedih. AS adalah seorang ibu bagi seorang bayi yang baru lahir pada Bulan Oktober 2022 lalu. Kini, dengan meninggalnya AS dan status AS yang sudah bercerai membuat bayi tersebut menjadi tanpa ayah dan ibu kandungnya.
Berita Terkait
-
Cara Asyik Menikmati Momen Healing dengan Sauna hingga Kuliner Sehat di Ubud Bali
-
Tolak Main di Eredivisie, Striker Bali United Jort van der Sande Menyesal Berkarier di Indonesia?
-
Kemen PPPA Minta Pembunuh Ibu-Anak di Madiun Dihukum Setimpal: Pakai UU Perlindungan Anak
-
Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun, DPR Singgung Pelaku 'Manusia Berjubah Iblis'
-
Kronologi Lengkap Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Madiun hingga Pelaku Ditangkap
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Bahasa Sasak Terancam Hilang? 2,2 Juta Penutur Hadapi Tantangan Baru di Era Modern
-
Qlola Mobile BRI Hadirkan Kemudahan Pantau Keuangan Perusahaan secara Real-Time
-
Pria di Klungkung Berakhir Babak Belur Dihajar Saat Ngopi
-
Nikmati Promo Spesial Cashback BRI di Hari Sumpah Pemuda Pakai QRIS BRImo
-
Perkuat Nilai bagi Pemegang Saham, BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun