SuaraBali.id - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI senantiasa meng-create economic dan social value untuk dapat terus 'Memberi Makna Indonesia'. Dalam rangka memaknai Hari Raya Natal dan Menyambut Tahun Baru 2023, perseroan turut berbagi dengan menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Wakil Direktur Utama BRI, Catur Budi Harto mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari progam BRI Peduli yang bertajuk Berbagi Kasih Bersama BRI.
"Hal ini menjadi bentuk kepedulian sekaligus rasa syukur di tengah suasana hangat Natal. Di samping itu, BRI senantiasa untuk terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat dalam mengimplementasikan social value serta mendukung pemulihan ekonomi nasional," ujarnya.
Bantuan tersebut pun didistribusikan ke seluruh Regional Office BRI, meliputi Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Lampung, Palembang, Pekanbaru, Padang, Medan, Makassar, Manado, Banjarmasin, Denpasar, dan Papua. Adapun penyaluran dilakukan melalui yayasan/lembaga/gereja/perangkat pemerintah setempat.
Bantuan paket sembako dan santunan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan, terlebih di tengah pandemi COVID-19 yang masih berlangsung.
BRI sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) senantiasa hadir menunjukkan bukti nyata kepedulian untuk masyarakat. Dalam penyaluran bantuan, BRI tetap menerapkan aspek keamanan dan keselamatan sesuai dengan protokol kesehatan. BRI juga memastikan bantuan dapat tersalurkan dengan tepat untuk masyarakat yang membutuhkan.
Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dilakukan dengan tertib dan aman, seperti memakai masker dan menjaga jarak. Masih dalam rangka berbagi, belum lama ini BRI juga turut memaknai peringatan Hari Ibu dengan memberikan bantuan dan berbagi bersama di Sekolah Alternatif untuk Anak Jalanan (SAAJA).
BRI melalui aktivitas Corporate Social Responsibility (CSR) BRI Peduli, memberikan bantuan sarana pra-sarana pendukung pendidikan di SAAJA serta bantuan perlengkapan sekolah bagi anak-anak berupa tas sekolah, buku tulis, dsb. Selain itu, diserahkan pula bantuan paket sembako berupa beras, minyak goreng, gula pasir dll, kepada para Ibu yang merupakan orang tua murid SAAJA. Bantuan-bantuan yang diberikan diharapkan bisa mendukung aktivitas sekolah sehingga bisa menjadi wadah yang baik bagi anak didik.
Baca Juga: Terpuruk di Zona Merah, Dewa United Resmi Berpisah dengan Nil Maizar
Berita Terkait
-
Berbagi Kasih di Hari Natal, BRI Salurkan Paket Sembako dan Santunan di Regional Office Seluruh Indonesia
-
Tiga Catatan Penting untuk Bali United yang Jadi Perhatian Tim Risk Assessment
-
Pelatih Tak Puas dengan Performa Lini Depan, Persik Kediri Berburu Striker Anyar
-
Raport Setengah Musim Persib Bandung di BRI Liga 1 2022-2023, Ini Statistik Lengkapnya
-
Bursa Transfer BRI Liga 1: Resmi, Persebaya Surabaya Perpanjang Kontrak Ernando Ari Sutaryadi, Bagaimana Nasib Rizky Ridho?
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Nasib Warga Kampung Adat Sade yang Masih Tinggal di Pengungsian
-
Ayah Asal Australia Ditemukan Tewas Tergantung Kabel Setrika, Dua Anak Tergeletak di Lantai
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas
-
Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali