SuaraBali.id - BNN Provinsi Bali mengungkap jaringan ganja Medan-Bali yang melibatkan 8 tersangka pada Rabu (7/12/2022).
Semua tersangka ditangkap dengan modus operandi yang sama yakni dengan paket kiriman.
Menindaklanjuti hak itu, Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Raden Nurhadi Yuwono berencana mengundang jasa pengiriman untuk mengantisipasi hal serupa terjadi kembali.
Bekerja sama dengan bea cukai, BNNP akan mengantisipasi modus operandi serupa.
“Yang jelas dengan modus pengiriman ini yg harus diantisipasi, makanya dalam waktu dekat kami melakukan komunikasi dengan jasa pengiriman titipan kilat semuanya kami undang teman-teman bea cukai juga, sehingga bentuk antisipasi seperti apa, penanganannya seperti apa,” kata Brigjen Pol Nurhadi pada saat ditemui pada Rabu (7/11/2022).
Modus operandi dengan paket kiriman ini dinilai mengaburkan.
Selain karena alamat yang digunakan adalah alamat palsu, penggunaan media sosial yang dipakai untuk berkomunikasi semakin mempersulit upaya untuk mendeteksi.
Terlebih, dengan sistem yang ada saat ini, seorang kurir paket bisa menjadi tersangka meski masih akan menunggu pengembangan kasus terlebih dulu.
“Ya tentunya itu (kurir) menjadi tersangka terlebih dahulu, baru tadi pengungkapan dan pendalamannya. Kita menelusuri dari sejauh mana jaringan ini. Kita tidak bisa hanya satu titik saja,” tutur Brigjen Pol. Nurhadi.
Baca Juga: Ada Bom di Polsek Astana Anyar, Polda Bali Perketat Penjagaan Pintu Masuk
Sementara itu, Kepala Kanwil DJBC (Direktorat Jenderal Bea Cukai) Bali, NTB, dan NTT, Susila Brata berpikir modus operandi dengan kiriman paket ini marak dilakukan karena masih banyak pengonsumsinya.
Maka dari itu, Bea Cukai mendukung langkah kerja sama dengan BNN untuk memberantas modus operandi tersebut.
“Kalau kenapanya, ya mungkin masih ada yang mengonsumsi, jadi ada potensi pasar dari itu. Tapi tentu saja tidak berhenti. Sebelum masuk ke konsumen, kita lakukan penindakan, tersangka akan kita sampaikan ke BNN,” ujar Susila Brata.
BNNP Bali baru saja menetapkan 8 tersangka jaringan narkoba jenis ganja dengan total berat lebih dari 10 kilogram.
Kedelapan tersangka yang berusia 21-25 tahun ini menggunakan modus operandi yang sama yakni paket kiriman.
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Berita Terkait
-
Kronologi Penangkapan Koko Erwin, Diringkus Saat Hendak Menyeberang ke Malaysia
-
Berupaya Kabur Saat Ditangkap, Bandar Narkoba Ko Erwin Ditembak di Kaki
-
Tampang Koko Erwin Bandar Pemasok Narkoba Eks Kapolres Bima, Kini Pincang di Kursi Roda
-
Detik-detik Penangkapan Koko Erwin, Bandar Pemasok Narkoba ke Eks Kapolres Bima
-
Pelarian Berakhir! Bandar Sabu Penyuplai Eks Kapolres Bima Diringkus Saat Hendak Kabur ke Malaysia
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
Terkini
-
Takjil Unik Khas Bali: Bubur Injin Kudapan Lezat Cocok untuk Buka Puasa
-
Harta Warisan Terancam? Urus Surat Keterangan Ahli Waris Sekarang! Panduan dan Aturan Terbarunya
-
Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas VII Uji Kompetensi Halaman 97
-
Kinerja 2025, BRI Bukukan Rp57,132 Triliun dan Perkuat Dukungan bagi Rakyat
-
Resep Takjil Unik: Buah Guling, Camilan Buah Goreng Menggugah Selera