SuaraBali.id - Seorang bule asal Australia di Bali bernama Kelsey Foster baru-baru ini membagikan foto luka mengerikan di kakinya yang bertato. Foto ini dibagikannya di media sosial dan viral di Facebook.
Seperti diwartakan news.com.au yang dikutip suarabali.id, perempuan asal New South Wales ini menceritakan awalnya ia terjatuh di ubin karena terpeleset ketika berlibur di Bali.
Akhirnya mau tak mau ia mendatangi rumah sakit karena awalnya mengira kakinya bertatonya itu mengalami keseleo.
Namun lama-lama, ia merasa cederanya tidak sesederhana keseleo biasa. Ia menunjukkan foto kakinya dan menurutnya hal itu sangat menyakitkan.
Setelah mendatangi rumah sakit, turis tersebut diberi tahu bahwa pergelangan kakinya tidak patah, hanya bengkak, dan diberi obat, kruk, dan kursi roda untuk digunakan.
Namun keadaanya tidak membaik, sakitnya semakin terasa memburuk. Foster pun disarankan pulang ke negaranya dengan penerbangan bisnis untuk keadaan darurat yang mana ia harus membayar $4000 atau senilai Rp 62 juta rupiah.
“Penerbangan darurat kembali ke Australia dengan kelas bisnis untuk kaki saya, rasa sakit ini adalah sesuatu yang lain,” tulisnya di Facebook.
Sesampainya di rumah kaki yang dipenuhi tattoo itu malah tampak sangat terinfeksi.
Foster bersikeras bahwa tato yang terinfeksi bukanlah akibat dari toko tato yang tidak bersih, melainkan karena parahnya cedera dan sepatu moon boots yang digunakannya.
Baca Juga: Denise Chariesta Tuding Uya Kuya Selingkuh, Kayaknya Cari Teman
“Tato itu 100 persen dilakukan dengan sempurna dan bersih (dan) steril, dll. Fakta bahwa kaki saya mengalami trauma parah (dan) kulit tidak sembuh, menjadi sulit ketika sepatu bot terus-menerus bergesekan,” tulisnya.
Ia pun merasa sakitnya tak kunjung mereda, memarnya pun keluar. Ia pun kesulitan berdiri.
“seperti darah/cairan mengalir ke kaki saya, saya benar-benar menjerit dan menangis.” Keluhnya. Tubuhnya pun terpaksa menahan sakit.
Tatto yang ada di kakinya pun mulai infeksi karena lukanya tersebut dan gesekan dari sepatu boots yang harus dikenakannya.
Setelah diperiksa di rumah sakit NSW, Foster mengungkapkan sepenuhnya apa yang sebenarnya terjadi pada kakinya.
"Ligamen robek dari pergelangan kaki, retak di sisi luar kaki," katanya.
“Ultrasonografi besok untuk memeriksa DVT (trombosis vena dalam) untuk memastikan saya bisa keluar dari rumah sakit. Saya berjuang untuk tetap terjaga. Saya tidak pernah merasakan sakit seperti ini,” tambahnya lagi.
Ia mengaku harus berjuang menguras emosi, mental, dan fisik. Ia bahkan menunjukkan foto kulit yang terbuka di kakinya yang terinfeksi. Hal ini terjadi setelah kompres es yang dia gunakan secara tidak sengaja menempel padanya dan merobek kulitnya.
"Saya menghabiskan sekitar 20 menit menangis histeris," katanya.
Mengingat pengalamannya, Foster mendesak sesama pelancong untuk memastikan mereka mendapatkan asuransi perjalanan setelah cedera mendadak yang menelan biaya ribuan dolar.
“Tolong dapatkan asuransi perjalanan. Jujur, saya tidak akan melakukannya dan melakukannya pada menit terakhir,” katanya.
Foster mengatakan dia akan beristirahat selama beberapa bulan sementara patah tulang dan infeksinya sembuh.
Berita Terkait
-
The Invisible Villa Hadir di Ubud, Tawarkan Penginapan Transparan dengan Privasi Maksimal
-
Brutal! Cara Kejam Bek Argentina Matikan Karier Pemain Muda di Liga Ekuador
-
Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Punya Medsos Mulai 28 Maret 2026, Ini Aturan Lengkap dan Sanksinya
-
Berapa Skor IQ Reza Arap Sebenarnya? Viral Hasil Tes Kecerdasan Marapthon, Bravy Tertinggi
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 18 Kode Redeem FF Max Terbaru 6 Maret 2026: Ada Skin Chromasonic, XM8, dan Katana
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
Pilihan
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Terkini
-
Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
-
4 Kontak Penting Posko THR Gianyar Siap Terima Laporan Pekerja
-
Vila di Tengah Sawah Gianyar Jadi Laboratorium Narkoba Mephedrone Bule Rusia
-
Hery Gunardi Paparkan Strategi Perbankan Indonesia Menghadapi Ketidakpastian Ekonomi Global
-
Langkah Cerdas Keluarga Muda: Hindari Drama Mertua dengan Rumah Impian via BRI KPR