Acara memalukan ini terjadi pada malam hari, padahal pagi harinya Munas HIPMI dibuka oleh Presiden Jokowi sejumlah petinggi negara seperti Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Ketua DPR RI Puan Maharani, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dan para menteri.
Ketua Organizing Committe (OC) Munas HIPMI XVII, Muhammad Ali Affandi, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kericuhan hingga adu jotos tersebut. Ia mengatakan ada kesalahpahaman hingga menyebabkan keributan.
"Iya, benar, (kericuhan hingga adu jotos), kejadian itu terjadi di luar sidang pleno Munas karena ada kesalahpahaman," ujar Muhammad Ali Affandi pada Selasa (22/11/2022) sebagaimana dikutip dari suara.com.
Selain itu disebutkan bahwa kejadian itu di luar dan sudah selesai sidang pleno ditutup.
"Itu di jalan keluar gitu, kalau saya lihat miss komunikasi, salah paham," sambungnya.
Masih Diselidiki
Panitia acara pun masih menyelidiki terkait kejadian itu. Pasalnya ada banyak versi informasi terkait persoalan tersebut hingga muncul keributan.
"Kita lagi cek dan selidiki karena ini berbagai macan versi kan," lanjut Muhammad Ali Affandi.
Guna menyelesaikan persoalan yang terjadi ini akan diutamakan dilakukan dengan mediasi dan kekeluargaan.
Baca Juga: Musim Hujan di Bali, Wilayah Canggu Dan Ubud Banyak Minati Mesin Pemanas Air
"Kita utamakan kekeluargaan, jadi mau dimediasi. Prinsipnya untuk menghindari miss komunikasi, ini sedang saya cek," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Intip Fasilitas dan Tarif Menginap di The Ululani Bali, Lokasi Syuting Sinetron Terikat Janji
-
Berkaca dari Kasus Viral di Depok, Punya Tetangga Baik adalah Privilege
-
Psikologi Tren Blind Box: Kita Beli Mainannya atau Rasa Penasarannya?
-
Momen Teddy Suruh Push Up 1.600 Taruna Akmil, Kolom Komentar Ramai Diserbu Netizen
-
Ulasan Cek Khodam: Saat Tren Viral Berubah Jadi Komedi Horor yang Segar!
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Ayah Korban Pengeroyokan Usai Dituduh Curi Ayam Tinggalkan Tiga Anak
-
Peringatan Hari Mangrove Sedunia, 15 Ribu Bibit Pohon Disebar di Batu Lumbang Tahura Ngurah Rai
-
Guru SD di Buleleng Diduga Cabuli Murid, Polisi Lakukan Penyelidikan
-
Bukan Sekadar Diskriminasi, Event Lari Khusus Bule di Bali Ternyata Belum Kantongi Izin?
-
25 Ton Ikan Nila Mati Massal Akibat Letupan Belerang di Danau Batur