SuaraBali.id - Nama Luna Maya sempat terseret dalam kasus prostitusi artis yang ramai beberapa tahun lalu. Hal ini karena salah satu nama artis yang disebutkan berinisial LM.
Inisial LM ini lalu ramai dikaitkan dengan Luna Maya. Mengklarifikasi hal ini, Luna Maya akhirnya angkat berbicara di Youtube-nya.
Menurut Luna Maya, semua itu hanyalah berita bohong alias hoaks.
"Ini berhubungan dengan beberapa tahun lalu ya, daftar nama artis yang ikut prostitusi online. Ada inisial nama LM, entertainment bilang LM adalah Luna Maya," katanya dalam kanal youtubnya yang telah tayang beberapa tahun yang lalu, dikutip Senin (21/11/2022).
Hoaks Luna Maya masuk dalam daftar prositusi artis ini muncul pada 2020 silam. Luna Maya lalu melakukkan klarifikasi pada April 2020.
"Mau percaya mau engga, aku ga bisa maksa. Tapi, itu bukan saya," bantahnya.
"Ada yang bilang, pasti Luna Maya jualan, lihat aja gaya hidupnya, pergi terus," imbuhnya.
Berita bohong terkait dirinya dan tarif Luna Maya ini kemudian menyebar dan Luna Maya kena getahnya.
Ia 'ditawar' Rp200 juta dalam sehari, selama 3 hari dengan total Rp 600 juta.
"Kak Luna, ada temen aku mau kenalan, pengusaha. Dia bilang jangan marah ya. Dia (pengusaha) minta jalan-jalan di luar negeri dengan Rp 200 juta sehari, tiga hari Rp 600 juta," kata Luna Maya saat menirukan make up artist yang enggan dia ungkap identitasnya.
Luna Maya pun marah dan mengatakan ingin sekali mencekik orang di hadapannya.
"Gila ya, godaan itu selalu ada, uang cepet itu ada aja. Masa iya sih, harga diri aku cuma nemenenin di luar negeri," katanya kesal.
"Aku cuma bilang, sorry aku nggak jualan," lanjutnya.
Seperti diketahui kisah hidup Luna Maya sangatlah pelik. Model asal Bali ini pernah ramai diberitakan karena video syur dengan Ariel Noah di masa lalu.
Diduga gara-gara masa lalunya tersebut, ia pun putus dari kekasihnya Reino Barack yang akhirnya malah menikahi penyanyi Syahrini.
Berita Terkait
-
Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah
-
Bentala Sella: Romansa Unik antara Dokter dan Pengusaha Sayur Hidroponik
-
Kadin Sebut Pemerintah Terlalu Optimistis soal Target Pertumbuhan Ekonomi 6% di 2027
-
Ironi Pajak di Indonesia: Pengusaha Diperas Aturan, Parkir Liar Malah Bebas Pungutan?
-
Ketika yang Tumbuh Bukan Cuma Usaha, PNM Hadirkan Dampak Lebih Luas bagi Nasabah
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
- Tiga Jembatan di Batang Toru, Ikhtiar Menjaga Satwa Liar Tetap Terhubung
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Perkuat Nilai bagi Pemegang Saham, BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun
-
Ini Identitas Dua Bule Prancis Pemeran Video Syur Berdurasi 13 Menit yang Hebohkan Bali
-
Pakai Barcode Palsu, Sindikat BBM Subsidi di Denpasar Raup Omzet Rp75 Juta
-
Polda NTB Sita 1.734 Liter Pertalite Subsidi di Lombok Timur
-
Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN