Scroll untuk membaca artikel
Eviera Paramita Sandi
Selasa, 15 November 2022 | 10:43 WIB
Driver motor listrik Alva One, Kesit saat bertugas di kawasan ITDC Nusa Dua, Bali, Senin (15/11/2022). [Suara.com/Eviera Paramita Sandi]

Saat menumpang motor berwarna hitam berbadan besar ini, rasanya memang berbeda dengan mengendarai motor konvensional atau berbahan bakar fosil.

Nyaris tak ada suara apapun dan perjalanan terasa lebih mulus. Pak Kesit menceritakan bahwa dirinya yang sehari-hari bekerja sebagai tukang ojek harus berlatih terlebih dulu untuk mengemudikan motor ini.

Ia sudah ditugaskan sejak tanggal 10 November sampai akhir acara KTT G20 yakni 16 November 2022. Adapun jam kerjanya mulai pukul 07.00 WITA sampai malam hari.

“Pengoperasian motor ini mudah tapi harus benar-benar memperhatikan tekniknya,” jelasnya. Dalam sehari, ia bisa mengantarkan sampai 40 orang dari shelter menuju titik acara di ITDC.

Baca Juga: Arti di Balik Gambar Lidah Api yang Jadi Latar Belakang Pidato Jokowi di KTT G20 Bali

Pak Kesit pun mengatakan bahwa dari pekerjaannya kali ini ia bisa mendapatkan penghasilan 2 kali lipat dari biasanya.

Load More