SuaraBali.id - Alat musik tradisional selober di Desa Pengadangan, Kecamatan Pringgasela, Lombok Timur (Lotim). Alat musik sederhana hanya terbuat dari pelepah daun nira.
Menghasilkan lima nada dan nada khas bersuara ber. Cara bermainnya menggunakan mulut dan dan dipetik.
Alat musik ini satu-satunya berada di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan dimiliki masyarakat Desa Pengadangan. Konon musik ini, masih kental dengan cerita-cerita asmara.
Ketua Group Kesenian selober Pejenangan Sakti, Gubuk Jero, Desa Pengadangan, M Ali Patranom menceritakan, konon zaman dahalu musik selober ini digunakan seorang pria bujang untuk berkomunikasi. Dengan perempuan sebelum menikah atau dalam bahasa sasak dikenal dedare.
Jika ingin bertamu di rumahnya dedare atau masyarakat sasak menyebutnya dengan midang.
Baca Juga: Angklung dan Tarian Papua Jadi Pemukau pada Penutupan Konferensi Ekonomi Kreatif di Mozambik
"Selober kita kenal ada dua, selober yang dimiliki oleh laki dan perempuan," katanya saat ditemui, Minggu (6/11/2022).
Ia melanjutkan, alat musik yang kecil saat midang selober ini dibawa di kantong dan sesampai di depan rumahnya dedare, pria akan memainkan selober.
Jika ada balasan musik selober dari dalam rumah, artinya dedare sudah mempersilakan pria bujang tersebut untuk bertamu.
"Jika terjadi saling sahut-menyahut artinya siap untuk menerima bertamu, insyaAllah siap menerima cintanya juga, ini sebagai kode," tambahnya.
Zaman modern selober digunakan pada acara pertunjukan
Baca Juga: Pameran Nasional Alat Musik Nusantara di Aceh Dikunjungi Ribuan Orang
Ali mengakui selober digunakan pada saat pesta pernikahan ataupun pertunjukkan saat diundang oleh pemerintah. Saat ini para pemain musik selober menginjak generasi kelima yang beranggotakan 18 orang. Pemainnya terbilang cukup tua, yakni usia 50 tahun dan usia termuda 38 tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
Terkini
-
5 Restoran di Bali yang Cocok Untuk Acara Makan Bersama Keluarga
-
Thai Lion Air Kini Terbang dari Bali ke Bangkok, Jadwalnya 4 Kali Seminggu
-
Arus Balik dari Jawa ke Bali Mulai Meningkat, Akhir Pekan Diprediksi Jadi Puncaknya
-
7 Kolam Renang di Bali Murah Untuk Liburan Anak-anak
-
Dulu Turis Langsung ke Gili Trawangan, Kini Senggigi Dibidik: NTB Ubah Strategi Pariwisata