SuaraBali.id - Terbakarnya kapal Express Cantika 77 di perairan Naikliu, Kabupaten Kupang, Senin (24/10/2022) lalu telah diselidiki oleh Dit Reskrimum Polda NTT.
Setelah dilakukan gelar perkara pada Selasa (1/11/2022) dilakukan penetapan tersangka atas kejadian nahas tersebut.
Adapun tersangka kebakaran kapal tersebut ditetapkan kepada Edwin Pareda (50), warga RT 02/RW 05, Lingkungan 3, Desa Tanjung Merah, Kecamatan Matuari, Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara.
Edwin merupakan nahkoda kapal Express Cantika 77 yang berdomisili di depan Kafe Tebing, kelurahan Alak, kecamatan Alak, Kota Kupang.
“Edwin sebagai nahkoda/kapten kapal sudah menjadi tersangka,” ujar Dir Reskrimum Polda NTT, Kombes Pol Patar Silalahi, Rabu (3/11/2022).
Menjadi tersangka, Erwin pun dijerat sejumlah pasal yakni pasal 302 jo pasal 117 dan pasal 312 jo pasal 145 Undang-undang RI nomor 17 tahun 2008 Tetang Pelayaran, dan atau pasal 359 yo pasal 55 ayat 1 ke 1 e KUHP, 56 KUHP.
“Ancaman pidana 10 tahun penjara,” tandas mantan Kapolres Alor ini sebagaimana diwartakan digtara.com – jaringan suara.com.
Saat ini Edwin sudah ditahan di ruang Tahti Polda NTT hingga 20 hari ke depan.
Sesuai data terbaru, penumpang kapal Express Cantika 77 yang terbakar sebanyak 359 orang terdiri dari korban selamat 322 orang. Korban meninggal dunia 20 orang dan dalam pencarian sebanyak 17 orang.
Polisi juga sudah memeriksa sejumlah saksi diantaranya pemilik kapal dan KSOP dan Syahbandar serta ABK. Tak hanya memeriksa kapten kapal, penyidik juga meminta keterangan dari Mualim dan ABK.
Adapun tim Laboratorium Forensik (Labfor) juga telah didatangkan dari Denpasar, Bali.
Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Ariasandy, SIK Jumat (28/10/2022) menyebutkan kalau penyelaman dilakukan sedalam 20 meter atau setinggi KFC Cantika Express 77.
Buritan kapal berada di bagian bawah dan haluan bagian atas permukaan posisi tegak lurus.
“Posisi 3 mesin, 3 baling-baling masih menempel pada body kapal,” ujarnya.
Dari penyelaman dan olah TKP ini, tidak ditemukan korban pada bangkai kapal KFC Cantika Express 77.
“Tidak ada lagi korban dalam bangkai kapal,” ujar Kabid Humas.
Kapal express Cantika 77 rute Kupang-Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), terbakar di Perairan Pulau Timor, Senin (24/10/2022) siang.
Kapal yang memuat ratusan penumpang, 10 anak buah kapal (ABK) dengan muatan 1 ton, terbakar pada posisi 9•27’43.5”S 123•46’20.90E, atau di dekat perairan Naikliu, Kecamatan Amfoang Utara, Kabupaten Kupang.
Berita Terkait
-
Jaringan Predator Seks Anak di NTT: Sosok VK Diduga Jadi 'Makelar' Eks Kapolres Ngada!
-
Eks Kapolres Ngada Ditahan Bareskrim: Kasus Asusila Anak di Bawah Umur Terungkap!
-
Kisah Inspiratif dari NTT: Guru Honorer Berjuang Demi Pendidikan di Desa Terpencil
-
Menu Makan Bergizi Gratis Siswi di NTT Bikin Publik Geram, Dapat Daging Mentah
-
Cek Fakta: Cristiano Ronaldo Berfoto Bareng Warga NTT
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
Terkini
-
Meninggal di AS Saat Nyepi, Mahasiswi Asal Buleleng Ini Sempat Pesan ke Ayah Ibu Agar Tenang
-
Dianggap Rezeki, Nelayan Kuta Panen Ikan Layur, Sekali Melaut Puluhan Kilogram
-
Obat Rindu di Balik Jeruji: Lapas Lombok Barat Sediakan Video Call Gratis untuk Warga Binaan
-
Setelah Lebaran Harga Ayam dan Cabai di Bali Mulai Alami Penurunan
-
Pemudik dari Bali Jadi Korban Ledakan Petasan Balon Udara yang Diterbangkan Anak-anak