SuaraBali.id - Untuk mendukung pariwisata di Nusa Tenggara Barat, kearifan lokal dalam arsitektur dinilai sudah saatnya mewarnai berbagai lokasi destinasi pariwisata yang ada di wilayah itu.
Sekretaris Daerah Nusa Tenggara Barat, Lalu Gita Ariadi menilai kearifan lokal dalam hal arsitektur yang mencirikan bahwa wisatawan sedang berada di NTB, seperti Lombok maupun Sumbawa, menjadi sesuatu hal yang penting bagi para wisatawan.
"Ini bertujuan agar nilai kearifan lokal daerah tersebut dapat dinikmati oleh para wisatawan yang hadir, baik itu di resort, bandara dan berbagai bangunan lainnya," kata Sekda saat menjadi pembicara terkait identitas lokal dalam peningkatan citra kawasan yang berkelanjutan di Mataram, Jumat (29/10/2022).
Ia pun memberi apresiasi terhadap daerah yang menonjolkan kearifan lokal setempat sehingga memberikan warna bagi arsitektur dalam peningkatan citra kawasan berkelanjutan.
Menurutnya setiap dimensi ruang dan waktu membawa kesan dan pesannya tersendiri, dimensi waktu yang terdahulu, kini dan akan datang, ke depan tentu akan membawa nuansa yang berbeda-beda.
"Misalnya secara fisik pada rumah, pada jaman dahulu rumah sebagai tempat berkumpulnya keluarga inti dan keluarga besar, namun di zaman kekinian rumah sebagai tempat istirahat karena banyaknya aktivitas di luar," ucap Gita.
Untuk itu, Sekda berharap dari kegiatan tersebut dapat memberikan rekomendasi bagi Pemerintah Provinsi NTB tentang bentuk-bentuk arsitektur lokal yang bisa bagi generasi-generasi muda NTB.
"Kami akan mengawalnya, sehingga apa hasil temu ilmiah ini nampak nyata ada di daerah," katanya. (ANTARA)
Baca Juga: Nekat Naik Gunung Agung Tanpa Pemandu, Dua Bule Inggris Tersesat
Berita Terkait
-
Tren Liburan Berubah, Wisatawan Kini Mencari Pengalaman Lokal yang Tak Terlupakan
-
Akses Tugu Monas Tutup Total, Wisatawan Hanya Bisa Keliling Kawasan
-
Abu Erupsi Anak Krakatau Bikin Liburan Wisatawan Jakarta Molor, Hotel Lombok Jadi Sasaran
-
Jelang MotoGP, Kunjungan Wisatawan ke Mandalika Capai 685 Ribu
-
Nyemulak Jadi Awal Kebangkitan Desa Adat Sade
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas
-
Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali
-
Pura Desa Adat di Buleleng Terbakar, Beringin Berusia Ratusan Tahun Ikut Hangus
-
BRImo Taiwan Sabet Penghargaan Inovasi 2026, Permudah Transaksi PMI di Luar Negeri