SuaraBali.id - Warga diminta untuk mewaspadai gelombang tinggi mencapai 2 meter lebih di wilayah Selat Lombok bagian utara dan selatan, selat sape, perairan Sumbawa, hingga samudra Hindia di perairan Nusa Tenggara Barat.
"Warga diimbau mewaspadai gelombang tinggi yang bisa mencapai 2 meter atau lebih di perairan NTB," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid, Lombok, Aprlia Mustika Dewi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (28/10/2022).
Selain itu ada risiko cukup tinggi terhadap pelayaran dampak gelombang tinggi, sehingga para nelayan diharapkan untuk tidak pergi melaut untuk mengantisipasi adanya dampak dari cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi pada awal musim hujan tahun ini.
Warga pengguna jasa angkutan dan penyeberangan laut atau yang berencana beraktivitas di pesisir maupun di wilayah perairan sekitar NTB tetap waspada terhadap dampak gelombang tinggi dengan kecepatan angin 15 knot hingga 27 knot di wilayah NTB.
"Warga di pesisir pantai tetap waspada terhadap dampak gelombang yang akan terjadi," katanya.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini cuaca hujan di wilayah NTB yang masih berpotensi terjadi hujan sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada pada siang hingga sore hari.
Potensi hujan diprakirakan terjadi di wilayah Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, Kecamatan Jonggat, Praya Barat Daya, Batukliang Utara Kabupaten Lombok Utara. Kecamatan Sakra, Sikur, Selong, Pringgabaya, Aikmel, Sambelia, Montong Gading, Pringgasela, Wanasaba, Sembalun, Sakra Timur, Sakra Barat, Kabupaten Lombok Timur. Kecamatan Ropang, Lape, Plampang, Maronge, Kabupaten Sumbawa. Kecamatan Kayangan Kabupaten Lombok Utara dan sekitarnya.
Hujan dapat meluas di wilayah Kecamatan Gerung, Kediri, Narmada, Sekotong, Labuapi, Gunungsari, Lembar, Kuripan, Kabupaten Lombok Barat. Praya, Batukliang, Pujut, Praya Barat, Praya Timur, Janapria, Pringgarata, Kopang, Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah. Selain itu di Kecamatan Keruak, Terara, Masbagik, Sukamulia, Suralaga, Suwela, Labuhan Haji, Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur.
Kecamatan Lunyuk, Batu Lanteh, Sumbawa, Moyo Hilir, Moyo Hulu, Labangka, Unter Iwes, Lopok, Lenangguar, Orong Telu, Lantung, Kabupaten Sumbawa. Kecamatan Jereweh, Brang Rea, Kabupaten Sumbawa Barat. Kecamatan Tanjung, Gangga, Bayan, Kabupaten Lombok Utara. Kecamatan Cakranegara, Sandubaya Kota Mataram dan sekitarnya.
"Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga malam,"ujarnya. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Hujan Lebat dan Angin Kencang Terjang DIY, Satu Warga Kulon Progo Tewas Tersambar Petir
-
Jakarta Masih Dikepung Banjir Pagi Ini, 28 RT dan 6 Ruas Jalan Tergenang Air
-
Hujan Masih Akan Guyur Seluruh Jakarta Hari Ini
-
Langit Jakarta 'Bocor', Mengapa Modifikasi Cuaca Tak Digunakan Saat Banjir Melanda?
-
Banjir Rendam Jakarta, Lebih dari Seribu Warga Terpaksa Mengungsi
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
Terkini
-
Terkuak! Saksi Kunci Pembunuhan Brigadir Nurhadi Terima Rp35 Juta dari Kompol Yogi
-
Kepala Kanwil BPN Bali Resmi Jadi Tersangka, Ini Kasusnya!
-
Rahasia Gaya Gen Z 2026: 4 OOTD Viral Bikin Langsung Terlihat Stylish & Elegan
-
5 Alasan iPhone 17 Pro Max Masih Diburu di Awal 2026
-
7 Camilan Sehat Ini Bikin Kenyang Tanpa Takut Gemuk