SuaraBali.id - Hujan yang mengguyur kawasan Seminyak dan sekitarnya pada Sabtu (22/10/2022) sore menyebabkan genangan air di beberapa titik di Seminyak, Badung, Bali. Informasi banjir itu mulanya disebarkan dan diperbincangkan di media sosial.
Dalam beberapa video yang viral di media sosial, kebanjiran terlihat di beberapa titik meliputi Jalan Sunset Road, Jalan Plawa, dan Jalan Basangkasa yang semuanya berlokasi di Seminyak.
Salah seorang warga yang tinggal di kawasan tersebut, Ketut Tantra menyebut bahwa daerah Seminyak cukup rawan banjir.
“Memang ada yang gampang banjir, yang sering di (Jalan) Basangkasa. Biasanya karena ada sungai (saluran air) yang mampet,” ujarnya.
Tantra menjelaskan bahwa banjir hari ini tidak terlalu parah karena durasi hujan yang tidak begitu lama.
“Tadi itu hujan sekitar satu jam, di sana itu kira-kira (banjir) semata kaki. Di sini memang biasa gitu (banjir), kalau hujan satu jam saja air sudah menggenang,” tuturnya.
Menurut informasi, hujan mengguyur hingga sekitat pukul 17.00 hari ini, dan menurut pantauan banjir sudah surut satu jam kemudian.
Sementara itu, hal senada juga disampaika Nengah Leni, warga yang tinggal di sekitar Jalan Plawa. Leni menyebut di depan rumahnya tidak ada banjir, melainkan banjir yang terlihat di media sosial adalah kiriman dari banjir di Jalan Sunset Road yang menggenangi sebagian jalan Plawa.
“Di sini tidak ada (banjir) tadi, mungkin itu (air) yang dari Sunset Road jadi gak sampai ke sini airnya,” ungkap Leni.
Baca Juga: Warga Gianyar Terpaksa Tampung Air Hujan Karena Akses PDAM Putus
Serupa dengan Tantra, Leni juga mengiyakan kawasan Seminyak yang mudah banjir. Leni menyebut beberapa titik lain seperti Jalan Kunti II yang rawan banjir.
“Yang sering banjir itu kayak di (Jalan) Kunti II, di depan Kantor Lurah (Seminyak) itu karena dekat sawah,” ujarnya.
Meski banjir sudah surut, genangan air masih terlihat di beberapa titik di Jalan Basangkasa dan Jalan Kunti II.
Kontributor Bali : Putu Yonata Udawananda
Berita Terkait
-
2 Warga Belanda Dilarang Masuk Indonesia Usai Gelar Event Lari Khusus Bule
-
Komisi XIII DPR Kecam Keroyok Massa di Bali: Desak Penegakan Hukum & Pendampingan Trauma Anak Korban
-
Mendagri Ungkap Anggaran Pemulihan Banjir Sumatra Capai Rp 100,1 Triliun
-
Tito Mohon-mohon ke Purbaya Minta Cairkan Tambahan Anggaran Rp 6 T buat Pemulihan Sumatra
-
Wamendagri Bima Arya Dorong Tiga Langkah Perkuat Ketahanan Pangan di Daerah
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Alasan Polisi Tambah Pasal Pidana pada Kasus Santri Terbakar
-
Guru SD di Buleleng Jadi Tersangka Pencabulan Siswi
-
Transformasi BRIvolution Reignite Melaju Pesat, Perkuat Kontribusi Danantara bagi Perekonomian
-
Fakta Baru Kasus Kebakaran Maut Tewaskan Santri di NTB, Polisi Tambah Pasal untuk Tersangka
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M