SuaraBali.id - Artis Jessica Iskandar menjadi korban penipuan yang mengakibatkan 11 mobil mewahnya hilang. Kerugiannya itu pun mencapai miliaran rupiah.
Padahal hartanya itu hendak digunakannya untuk hidup tenang di Bali bersama keluarganya. Namun akibat masalah penipuan ini, ia pun banyak dirugikan dan menganggu kehidupan tenangnya di pulau Dewata.
Jessica Iskandar pun akhirnya menjalani prosesi melukat di kawasan Seminyak, Bali. Ia melakukan ritual ini untuk menenangkan pikiran dan hati. Ia diketahui sedang mengalami permasalahan yaitu menjadi korban penipuan dari rekan bisnisnya.
Prosesi pelukatan ini juga dijalani oleh Erick Iskandar dan istri, serta putra pertama Jessica yaitu El Barack Alexander.
Menurut Jessica Iskandar ia tengah memiliki banyak masalah dan berkali-kali ditimpa musibah.
Ia pun memilih menjalani prosesi melukat, yang dilakukan sebagai cara pembersihan jiwa raga.
"Aku lagi kena masalah, kayak ada musibah kadang tuh aku stres terus aku kalau stres sampai sakit," kata Jessica kepada Ibu Jero, sosok Mangku yang mengawal proses melukat.
Prosesi melukat yang dilakukannya ini bukan pindah agama, Jessica Iskandar hanya mendambakan perasaan yang lebih tenang di tengah bermacam masalah yang menimpanya.
"Terus aku menyusui, anak aku baru lima bulan. Aku cuma pengen lebih tenang, pengen berdoa sama Tuhan," tambahnya.
Baca Juga: Merasa Bisnisnya Bisa Hidupi 1.500 Pekerja di Bali, Hotman Paris Minta Semua Mendukung
"Terus aku mau pindah rumah mau cari tanggal baik biar masuknya enak," kata Jessica dalam video YouTube Jessica Iskandar, yang dibagikan.
Seusai melukat, Jessica Iskandar juga melakukan proses meditasi di ruang suci di kediaman Ibu Jero. Ia juga nampaknya sedikit banyak berbincang tentang masalah yang kini menimpanya.
"Jangan lupa untuk selalu berterima kasih kepada alam semesta, kepada jiwa raga kita sendiri dan kepada leluhur orangtua semua yang baik-baik," tutup Jessica.
Tag
Berita Terkait
-
2 Warga Belanda Dilarang Masuk Indonesia Usai Gelar Event Lari Khusus Bule
-
Komisi XIII DPR Kecam Keroyok Massa di Bali: Desak Penegakan Hukum & Pendampingan Trauma Anak Korban
-
Wamendagri Bima Arya Dorong Tiga Langkah Perkuat Ketahanan Pangan di Daerah
-
Polisi Tetapkan 5 Tersangka Pengeroyokan Pria yang Diduga Curi Ayam di Tabanan
-
Penggagas Entourage Bali yang Diskriminasi WNI Suka Pindah-pindah Negara Gegara Ini
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Melihat Budidaya Kakao Jembrana, Emas Cokelat Yang Memikat Pasar Jepang Dan Eropa
-
WNA Kembali Berulah Indikasi Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Diminta Bertindak Tegas
-
Alasan Polisi Tambah Pasal Pidana pada Kasus Santri Terbakar
-
Guru SD di Buleleng Jadi Tersangka Pencabulan Siswi
-
Transformasi BRIvolution Reignite Melaju Pesat, Perkuat Kontribusi Danantara bagi Perekonomian