SuaraBali.id - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea merayakan ulang tahunnya yang ke-63 bersama penyandang disabilitas dan panti asuhan di Atlas Beach Club Bali, Kamis (20/11/2022). Beach Club yang terletak di Jalan Pantai Berawa, Badung, Bali ini memang merupakan salah satu usahanya.
Ia menanamkan sahamnya di tempat dugem ini bersama dengan Nikita Mirzani. Meski awalnya ada banyak kontroversi, namun Atlas Beach Club kini bisa beroperasi normal di Pulau Dewata.
Tidak seperti di tempat-tempat lainnya yang sempat mendapat protes dari warga dan pemangku kebijakan setempat.
Menurut Hotman Paris, Beach Club andalannya ini sudah terkenal se Asia Tenggara. Bisnisnya ini kian berkembang hingga ia berencana mengembangkan lagi lahannya untuk dibangun 60 UMKM berupa restoran dan street market.
“Dalam waktu dekat saya sudah beli tanah di samping, untuk hampir 60 UMKM Restoran dan street market,” ungkapnya.
Ia pun menyebut usahanya ini telah memberi lapangan kerja bagi 1.500 orang di Bali. Oleh sebab itu ia meminta dukungan semua pihak, karena keberadaan beach club ini dipandang berdampak bagi pariwisata.
“Semua orang yang hidupnya dari Beach Club ini hampir 1500 orang, dan juga memberikan sumbangan besar untuk pemerintah daerah. Jadi dukunglah kami,” tutur Hotman.
Cita-cita Sejak Lama
Hotman Paris bercerita bahwa memiliki Beach Club adalah cita-citanya sejak dahulu. Ia sesungguhnya sudah tertarik saat menjadi brand ambassador untuk beberapa klub malam.
Baca Juga: Hotman Paris Rayakan Ultah di Altas Beach Fest, Sesumbar Akan Beli Tanah Lagi
Akan tetapi ia menyayangkan kebanyakan klub-klub di Bali tersebut dimiliki orang asing.
“Saya sudah 20 tahun menikmati keindahan Bali, dan selama itu saya melihat hampir semua pusat hiburan dimiliki oleh orang asing. Saya sudah punya cita-cita untuk memiliki beach club karena dulu sudah menjadi ambassador untuk diskotik dan klub di Bali,” tuturnya.
Setelah sukses di Bali, pengacara keturunan Batak ini berencana membangun beach club pertama di kawasan Pangandaran, Jawa Barat.
Ia bahkan menyebut sudah berdiskusi dengan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengenai hal itu.
“Rencana kita mau bangun beach club pertama di Pangandaran, ada rencana makanya (saya sempat bertemu dengan Ridwan Kamil,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
2 Warga Belanda Dilarang Masuk Indonesia Usai Gelar Event Lari Khusus Bule
-
Komisi XIII DPR Kecam Keroyok Massa di Bali: Desak Penegakan Hukum & Pendampingan Trauma Anak Korban
-
Wamendagri Bima Arya Dorong Tiga Langkah Perkuat Ketahanan Pangan di Daerah
-
Polisi Tetapkan 5 Tersangka Pengeroyokan Pria yang Diduga Curi Ayam di Tabanan
-
Penggagas Entourage Bali yang Diskriminasi WNI Suka Pindah-pindah Negara Gegara Ini
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Bali Silent Disco Dituding Diskriminasi WNI, Koster: Ternyata Tidak Seperti Diberitakan!
-
Warga NTB Mulai Krisis Air Bersih
-
Polisi Bongkar Makam Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa
-
5 Warga Tersangka Pembunuhan Pria Diduga Curi Ayam di Tabanan
-
Ayah Korban Pengeroyokan Usai Dituduh Curi Ayam Tinggalkan Tiga Anak