SuaraBali.id - Beberapa wilayah di tanah air kini mengalami hari-hari hujan dengan intensitas tinggi tak terkecuali Bali. Kondisi ini pun menyebabkan bencana dan tak jarang kerusakan terutama pada bangunan dan kendaraan.
Beberapa hari ini banjir di Bali membuat adanya berbagai bencana dan kerusakan. Genangan air pun tak terhindarkan.
Pemilik mobil juga perlu mewaspadai tentang kemungkinan kendaraannya terendam banjir baik saat berada di jalan atau saat mobil diparkir.
Ketika banjir, mobil anda akan berpotensi mengalami kerusakan. Meski demikian, anda tidak perlu panik.
Berikan pertolongan pertama yang bisa dilakukan bila kendaraan anda terendam banjir.
Dikutip dari Auto2000 berikut langkah pertolongan pertama yang perlu dilakukan:
Jangan Menyalakan Mesin Mobil
Saat mobil anda terendam banjir, jangan pernah mencoba menyalakan mesin jika mobil mogok akibat melewati jalan banjir. Pasalnya mesin kendaraan mungkin terkena water hammer.
Demikian pula bila kendaraan yang terendam banjir berada dalam kondisi tengah parkir. Jangan pernah menyalakan mesin untuk memindahkan mobil meskipun terlihat aman dari luar.
Lepaskan Kabel Aki dan Hati-Hati saat Memeriksa Komponen Mobil
Cara ini akan menghindarkan mobil dari risiko korsleting alias hubungan arus pendek listrik yang bisa membuat komponen kelistrikan rusak jika kabel dilepaskan dari kepala aki. Namun andai tidak memungkinkan, kabel aki mobil tidak perlu dilepas.
Komponen pengapian seperti busi, saringan udara, koil, alternator, serta kabel-kabel dan sambungannya rawan rusak bila terkena banjir.
Hati-hati ketika memeriksa ECU (Electronic Control Unit) karena sangat sensitif dan berisiko mengalami kerusakan fatal.
Bawa Mobil ke Tempat Aman
Mobil bisa didorong ke lokasi yang lebih aman, namun jangan paksakan bila kondisinya berbahaya seperti arus air kuat atau banjir terlalu tinggi.
Berita Terkait
-
Maling Ayam Dikeroyok hingga Tewas, Mengapa Koruptor Tak Diperlakukan Sama?
-
7 Fenomena Langit Sepanjang Agustus 2026, Hujan Meteor Perseid hingga Gerhana Matahari
-
Purbaya Jamin Dana Otsus Papua dan Wilayah Terdampak Bencana Aman Tanpa Ganggu Fiskal
-
2 Hujan Meteor Akhir Juli 2026 Hiasi Langit Indonesia! Ini Jadwalnya
-
2 Warga Belanda Dilarang Masuk Indonesia Usai Gelar Event Lari Khusus Bule
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M
-
Kejati Periksa Direksi Bank NTB Syariah Terkait Pinjaman PT Carsten
-
Proyek Rumah Sakit di Denpasar Terbakar, 2 Korban Dirawat Intensif
-
Bali Silent Disco Dituding Diskriminasi WNI, Koster: Ternyata Tidak Seperti Diberitakan!
-
Warga NTB Mulai Krisis Air Bersih