SuaraBali.id - Hujan deras yang mengguyur Kota Denpasar Sabtu (8/10/2022) dini hari menyebabkan kebanjiran di beberapa titik di Kota Denapasar. Salah satu titik terparah ada di kawasan Jalan Pura Demak, Padangsambian.
Kebanjiran di Pura Demak mulanya viral di media sosial setelah beberapa warga terlihat tergenang banjir setinggi dada orang dewasa. Namun, menurut pantauan, banjir sudah perlahan surut.
Menurut Flo, seorang warga yang tinggal di kawasan Pura Demak mengatakan bahwa sejak hujan deras sejak pukul 03.00, banjir mulai menggenangi rumahnya pukul 04.00.
“Pokoknya jam 4 itu (banjir) sudah masuk ke rumah. Terus saya keluar jam 04.30 air sudah menggenang di jalan Pura Demak itu,” tuturnya.
Flo sendiri tidak sempat menyelamatkan barang-barang di rumahnya yang tergenang dan memilih untuk mengevakuasi diri. Hujan deras disebut mengguyur hingga sekitar pukul 06.00.
Sementara itu, beberapa badan evakuasi bencana seperti SAR Senkom, Basarnas Bali, BPBD Kota Denpasar, SAR Sabhara Polda dalam proses mengevakuasi warga yang terdampak banjir.
Koordinator evakuasi dari Basarnas Bali, Wayan Rusdianto menyebut pihaknya sudah hadir di lokasi sejak pukul 05.30. Ia menyebut titik terparah banjir ada di Jl. Pura Demak III yang ketinggiannya mencapai dada orang dewasa.
“Titik terparahnya di Gang 3 (Jl. Pura Demak III), itu setinggi dada orang dewasa,” ujar Rusdianto.
Menurut laporan Basarnas Bali hingga pukul 09.00, tim gabungan sudah mengevakuasi 32 orang termasuk 10 orang anak-anak. Titik evakuasi dipusatkan di musholla dan SPBU di jalan Pura Demak.
Rusdianto juga menyebut pihaknya telah menurunkan 3 perahu karet untuk mempercepat proses evakuasi warga. Proses evakuasi masih berlangsung dan proses penyurutan banjir juga masih berjalan.
Berita Terkait
-
Kasatgas PRR Paparkan Capaian Pemulihan Sumatera, Normalisasi Sungai Dipercepat Cegah Banjir Susulan
-
Asal Bangun, Viral Kopdes di Sini Hampir Tenggelam karena Banjir
-
Prabowo Ungkap Penyebab Antrean BBM di Bali, Bukan karena Stok Menipis
-
BPBD Peringatkan Ancaman Rob di Jakarta, Puncak Pasang Laut Siang Hari
-
Mau Liburan Natal dan Akhir Tahun Makin Berkesan? Ini Pilihan Aktivitas Seru di Bali
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Perkuat Nilai bagi Pemegang Saham, BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun
-
Ini Identitas Dua Bule Prancis Pemeran Video Syur Berdurasi 13 Menit yang Hebohkan Bali
-
Pakai Barcode Palsu, Sindikat BBM Subsidi di Denpasar Raup Omzet Rp75 Juta
-
Polda NTB Sita 1.734 Liter Pertalite Subsidi di Lombok Timur
-
Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN