Scroll untuk membaca artikel
Eviera Paramita Sandi
Selasa, 04 Oktober 2022 | 08:38 WIB
Tragedi Kanjuruhan - (Kontributor SuaraJatim.id/Yuliharto Simon)

Seperti diketahui pada Minggu (2/10/2022) dini hari beberapa komentar muncul dari akun @polseksrandakan yang mengandung ungkapan tidak pantas dan nirempati seperti "salut sama pak tentara, musnahkan" dan "gek do belani opo koe ki".

Tangkapan layar akun Twitter Polsek Srandakan membuat tweet yang berisi pernyataan tak pantas pada insiden di Stadion Kanjuruhan, Malang. (Twitter/@txtberseragam)

Komentar-komentar tersebut telah dihapus oleh pihak Polsek Srandakan, namun banyak pengguna sosial media yang telah merekam jejak komentar tersebut dan disebarkan kepada pengguna sosial media lain hingga masuk ke grup-grup whatsapp.

"Sekali lagi kami Polres Bantul turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas kejadian yang terjadi di Kanjuruhan Malang. Dan kami juga memohon maaf yang sebesar-besarnya atas munculnya postingan dari akun resmi Polsek Srandakan tersebut," pungkasnya.

Load More