SuaraBali.id - Perhelatan Ultra Beach Bali 2022 telah berakhir Jumat (30/9/2022) semalam. Pada hari kedua, suasana Discovery Kartika Plaza, Kuta tempat berlangsungnya Ultra Bali masih sangat ramai, lautan manusia masih memadati panggung hingga acara usai sekitar pukul 01.00.
Sama seperti hari sebelumnya, antrean semakin padat menjelang malam, bahkan petugas sudah menginformasikan bahwa gate akan ditutup pada pukul 23.00. Semakin malam, kepadatan penonton kian bertambah.
Dua DJ terakhir yang menutup Ultra Bali 2022 ini adalah Oliver Heldens dan Afrojack. Oliver Heldens yang tampil sekitar pukul 22.00 mendapat sambutan yang luar biasa dari penonton yang sudah berdesakan dj areal panggung utama Ultra Beach Stage.
Situasi yang saling berdesakan membuat beberapa orang terlihat saling bergendongan agar bisa melihat penampilan DJ asal Belanda itu.
Setelahnya, penampil terakhir di Ultra Bali 2022 ini adalah DJ yang juga berasal dari Belanda, Afrojack. Afrojack sepertinya adalah penampil yang paling ditunggu-tunggu oleh banyak penonton, seperti ujar Wiweka salah satu penonton.
“Emang paling nunggu Afrojack, beberapa lagunya bagus dan saya tau,” ujar Wiweka.
Ketika Afrojack tampil nampak sudah tidak ada celah untuk keluar atau masuk areal panggung, semua sisi sudah sesak. Penonton yang bergendongan pun semakin bertambah, begitu juga penonton mancanegara yang beberapa kali mengangkat bendera negara mereka.
Ketika keriuhan memuncak menjelang pukul 01.00, kejutan datang ketika semua DJ yang tampil pada hari kedua turut naik ke panggung dan turut berjingkrak bersama. DJ ternama seperti Cesqeaux, Dubvision, Sunnery James, Ryan Marciano, hingga Oliver Heldens juga ikut menari di panggung.
Secara keseluruhan, 24 DJ tampil di hari kedua baik di panggung Ultra Beach atau Ultra Park. Termasuk beberapa DJ Indonesia diantaranya seperti DJ Roni Joni dan DJ Whisnu Santika.
Baca Juga: Sederet Nama DJ Indonesia dan Dunia Meriahkan Hari Pertama Ultra Beach Bali
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Tag
Berita Terkait
-
Prabowo Ungkap Penyebab Antrean BBM di Bali, Bukan karena Stok Menipis
-
Mau Liburan Natal dan Akhir Tahun Makin Berkesan? Ini Pilihan Aktivitas Seru di Bali
-
Tiga Srikandi TelkomGroup Bagikan Perspektif Kepemimpinan Perempuan di Bali Tech Week 2026
-
Sampah Plastik Bali Tak Cukup Diatasi dengan Memilah, Ini Masalah di Balik Daur Ulang
-
Olivia Padang dan Perjalanan Mengubah Sampah Plastik Jadi Produk Bernilai
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
- Tiga Jembatan di Batang Toru, Ikhtiar Menjaga Satwa Liar Tetap Terhubung
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Perkuat Nilai bagi Pemegang Saham, BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun
-
Ini Identitas Dua Bule Prancis Pemeran Video Syur Berdurasi 13 Menit yang Hebohkan Bali
-
Pakai Barcode Palsu, Sindikat BBM Subsidi di Denpasar Raup Omzet Rp75 Juta
-
Polda NTB Sita 1.734 Liter Pertalite Subsidi di Lombok Timur
-
Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN