SuaraBali.id - Suhu pada malam hari di wilayah Gunung Rinjani, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat berkisar 19-20 derajat Celcius dan dapat memungkinkan terjadi kabut. Hal ini dikemukakan olehBadan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Menurut BMKG, suhu cenderung lebih dingin akibat kondisi elevasi yang lebih tinggi.
"Sedangkan pada siang hari suhu maksimum di kawasan Gunung Rinjani itu bisa mencapai 30-33 derajat Celcius," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid, Lombok, Alfiansyah Pradana, Selasa (27/9/2022)
Ia mengatakan, suhu untuk wilayah NTB secara umum berkisar antara 23-35 derajat Celcius, namun di wilayah Sembalun atau kaki Gunung Rinjani cenderung lebih dingin diakibatkan kondisi elevasi lebih tinggi dan berada di wilayah pergunungan atau dataran tinggi.
"Cuaca saat peralihan musim kemarau ini di wilayah Gunung Rinjani lebih dingin," katanya.
BMKG juga menyatakan, cuaca secara umum di wilayah Gunung Rinjani dan sekitarnya diprediksi cerah hingga hujan ringan.
Namun perlu diwaspadai pada siang hingga sore hari dapat berpotensi terjadi hujan yang dapat disertai kilat/ petir dan angin kencang di wilayah Lombok bagian Utara termasuk di dalamnya sebagian wilayah Gunung Rinjani yang dapat menimbulkan bencana alam seperti banjir, tanah longsor maupun pohon tumbang.
"Hujan diprakirakan terjadi siang hingga sore hari," katanya.
BMKG juga mencatat kondisi suhu minimum di wilayah Sembalun di awal musim kemarau 2022 pernah mencapai 12 derajat. Untuk suhu minimum biasanya terjadi antara dini hari hingga menjelang subuh.
Sedangkan untuk suhu maksimum terjadi pada siang hari, sehingga cuaca pada musim kemarau kadang terasa dingin saat malam hari. Sementara itu, untuk suhu udara minimum yang terjadi pada musim hujan cenderung lebih hangat berkisar antara 18 derajat hingga 24 derajat.
"Itu berdasarkan data model prediksi suhu permukaan minimum di wilayah Sembalun yaitu 12 derajat di awal musim kemarau bulan lalu," katanya.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini cuaca dan berharap warga dapat mewaspadai adanya potensi hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di sebagian wilayah Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah, Sumbawa Barat, dan Sumbawa. Selain itu, potensi hujan dapat meluas ke wilayah Bima dan Kabupaten Dompu.
"Potensi hujan diperkirakan terjadi pada siang hingga sore hari," katanya. (ANTARA)
Berita Terkait
-
KPK Geledah Sejumlah Lokasi di Lombok Barat, Buntut OTT Lalu Ahmad Zaini
-
Situ Ciburuy Mulai Mengering, Daratan Muncul di Tengah Danau
-
Warga Diminta Waspada! Dinamika Atmosfer Picu Hujan Lebat dan Petir di Sejumlah Kota
-
Warga Jaksel dan Jaktim Harap Bersiap, Hujan Ringan Diprediksi Turun Jumat Malam
-
Alarm BMKG! 90% Wilayah Jabar Diprediksi Dilanda Kemarau Kering
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Warga NTB Mulai Krisis Air Bersih
-
Polisi Bongkar Makam Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa
-
5 Warga Tersangka Pembunuhan Pria Diduga Curi Ayam di Tabanan
-
Ayah Korban Pengeroyokan Usai Dituduh Curi Ayam Tinggalkan Tiga Anak
-
Peringatan Hari Mangrove Sedunia, 15 Ribu Bibit Pohon Disebar di Batu Lumbang Tahura Ngurah Rai