SuaraBali.id - Hujan sedang hingga lebat disertai kilat dan angin kencang berpotensi terjadi di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB). Hal ini diungkapkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
"Potensi hujan diprakirakan terjadi siang hingga sore hari ," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid, Lombok Iga Dwik, Kamis (15/9/2022).
Masyarakata diharapkan mewaspadai potensi hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di sebagian wilayah Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah, Sumbawa Barat, dan Sumbawa.
"Hujan dapat meluas ke wilayah Lombok Timur, Lombok Utara, Bima dan Dompu," katanya.
BMKG menyatakan curah hujan di wilayah NTB pada dasarian I September 2022 didominasi kategori rendah (<50 mm/das) hingga (menengah 51 -150 mm/das). Terdapat sebagian kecil wilayah yang curah hujan dalam kategori tinggi (151 – 200 mm/das). Curah Hujan tertinggi tercatat terjadi di Pos Hujan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat sebesar 178.5 mm/dasarian
"Sifat hujan pada dasarian I September 2022 di wilayah NTB didominasi Atas Normal," jelasnya.
Monsun Asia diprakirakan tidak aktif hingga akhir September, sedangkan Monsun Australia diprakirakan tetap aktif pada dasarian I hingga III bulan September 2022, dan membawa masa udara dingin dan relatif lebih kering.
Pada September 2022, diprediksi dalam kondisi hangat (anomali positif) dan bertahan hingga November 2022 serta mendominasi seluruh wilayah perairan Indonesia. Menurutnya anomali negatif (kondisi dingin) hingga netral diprediksi mulai tampak di wilayah Indonesia pada Desember 2022 hingga Februari 2023. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Piala Dunia 2026 Izinkan Botol Plastik Segel Masuk Stadion Usai Dapat Kritik Tajam
-
Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan
-
Antisipasi El Nino dan Krisis Sampah, Dedi Mulyadi Kumpulkan Kepala Daerah se-Jabar
-
Waspada Fenomena Bulan Purnama, BMKG Prediksi Banjir Rob Kepung Pesisir NTT Hingga 2 Juni
-
Ada Larangan Baru! Jemaah Haji Indonesia Dilarang Keluar Tenda di Jam Berikut, Ini Alasannya
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Satu Santri Tewas Dibakar, Satu Guru Tersangka Kejahatan Seksual di Pesantren
-
Viral Video 3 Santri Dibakar di Lombok, Satu Meninggal
-
Malam Hari Tiba-tiba Dingin? BMKG Jelaskan Fenomena 'Bediding' yang Viral
-
Bali United Akhiri Kerja Sama Peminjaman Yusuf Meilana
-
Kasus Vila Sekotong Lombok: 30 Warga Australia Rugi Rp86,5 Miliar