SuaraBali.id - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Bali mengaku belum menerima arahan terkait penghapusan daya listrik 450 Volt Ampere (VA).
Seperti diketahui, penghapusan daya listrik 450 VA ini muncul atas usulan Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah.
"Kalau tidak salah baru wacana, sampai saat ini belum ada SOP (Standar Operasional Prosedur) atau petunjuk pelaksanaan program ini," kata Manajer Komunikasi PT PLN Persero Unit Induk UID Bali I Made Arya di Denpasar, Selasa (13/9/2022).
Menurut Arya, program tersebut hingga saat ini belum menghasilkan informasi lanjutan bagi PLN Bali. Ia pun menyebut untuk masyarakat yang ingin meningkatkan daya listrik dari 450 VA menjadi 900 VA dapat melakukan pengajuan melalui PLN Mobile.
Saat ini jumlah pelanggan PLN Bali sendiri yaitu 1.610.610, dengan jumlah R.1/450 VA di Bali sebanyak 207.069 pelanggan berdasarkan data per Selasa (30/8/2022) lalu, kata Arya.
Program penghapusan daya listrik 450 VA untuk rumah tangga miskin dan dialihkan menjadi 900 VA ini diusulkan Said Abdullah sebagai upaya mengatasi kelebihan daya listrik yang dialami PLN.
"Masyarakat miskin minimal 900 VA, setidaknya oversupply (kelebihan) berkurang dan demand (permintaan) naik," kata dia dalam rapat Panitia Kerja Pembahasan RUU APBN 2023.
Selain penghapusan daya listrik 450 VA untuk dialihkan ke 900 VA, Said juga mengusulkan agar pelanggan PLN dengan daya listrik 900 VA dinaikkan menjadi 1.300 VA.
"Daya listrik 450 VA kini sudah tidak zaman lagi. Pemerintah dapat menempuh cara itu tanpa biaya dengan menugaskan PLN mengubah daya listrik pada kotak meteran pelanggan," menurutnya. (ANTARA)
Baca Juga: Perempuan Asal Tabanan Nekat Curi Emas di Rumah Temannya Dan Langsung Digadaikan
Berita Terkait
-
HLN ke-81: PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan & Kemandirian Bangsa
-
Tolak Main di Eredivisie, Striker Bali United Jort van der Sande Menyesal Berkarier di Indonesia?
-
PLN Group Raih Dua Penghargaan Energi Subroto 2026
-
Rampingkan Anak Usaha, PLN Hadirkan PLN Services untuk Meningkatkan Layanan ke Masyarakat
-
PLN Perkuat Layanan Kelistrikan Terintegrasi untuk Rumah Tangga hingga Pelaku Usaha
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
Terkini
-
Nikmati Promo Spesial Cashback BRI di Hari Sumpah Pemuda Pakai QRIS BRImo
-
Perkuat Nilai bagi Pemegang Saham, BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun
-
Ini Identitas Dua Bule Prancis Pemeran Video Syur Berdurasi 13 Menit yang Hebohkan Bali
-
Pakai Barcode Palsu, Sindikat BBM Subsidi di Denpasar Raup Omzet Rp75 Juta
-
Polda NTB Sita 1.734 Liter Pertalite Subsidi di Lombok Timur