SuaraBali.id - Kondisi cuaca di sejumlah kawasan kota besar di Indonesia diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat, Rabu (14/9/2022). Hal ini diungkapkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Melansir laman www.bmkg.go.id, di Jakarta, cuaca pulau Bali secara umum berawan, kecuali Denpasar dan Mataram diprediksi akan turun hujan dengan intensitas ringan.
Sedangkan wilayah Sumatera diprakirakan berawan, di antaranya terjadi di wilayah Bengkulu, sedangkan Jambi dan Palembang diperkirakan berkabut.
Hujan dengan intensitas ringan berada di wilayah Bandarlampung dan Pangkalpinang, serta hujan dengan intensitas lebat diprediksi terjadi di Pekanbaru.
Banda Aceh diprakirakan berawan. Hujan dengan intensitas ringan terpantau di wilayah Medan dan Tanjungpinang, serta hujan dengan intensitas lebat diprakirakan terjadi di wilayah Padang.
Kondisi cuaca secara umum di Pulau Jawa diperkirakan cerah, di antaranya wilayah Surabaya, Jakarta, dan Yogyakarta. Hujan dengan intensitas ringan diperkirakan mengguyur wilayah Serang, Bandung, dan Semarang.
Wilayah Kalimantan secara umum berawan, di antaranya Banjarmasin dan Samarinda. Sebagian wilayah lainnya diperkirakan turun hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.
Masyarakat di wilayah Pontianak dan Palangkaraya perlu mewaspadai hujan lebat yang diperkirakan melanda wilayah Tanjung Selor.
Situasi cuaca di Pulau Sulawesi hampir seluruhnya diprediksi turun hujan dengan intensitas ringan, di antaranya terjadi untuk wilayah Makassar dan Mamuju.
Hujan dengan intensitas lebat hingga petir diprakirakan melanda wilayah Gorontalo, dan Palu.
wilayah timur Indonesia secara umum berawan, terjadi untuk wilayah Manokwari dan Jayapura. Hujan dengan intensitas sedang terpantau untuk wilayah Ternate dan Ambon. (ANTARA)
Berita Terkait
-
BMKG Prediksi Seluruh Jakarta Diguyur Hujan pada Rabu Siang hingga Malam
-
BMKG Ungkap 75 Persen Wilayah Indonesia Masih Kemarau
-
Redam Kepungan Polusi, Modifikasi Cuaca Digelar di Langit Jakarta Hingga 28 Oktober
-
BMKG Ingatkan Gelombang 4 Meter dan Ancaman Banjir Rob di Sejumlah Pesisir
-
14,3 Ton Bahan Semai Dihabiskan untuk Atasi Karhutla, Hujan Belum Turun di Kalteng
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Perkuat Nilai bagi Pemegang Saham, BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun
-
Ini Identitas Dua Bule Prancis Pemeran Video Syur Berdurasi 13 Menit yang Hebohkan Bali
-
Pakai Barcode Palsu, Sindikat BBM Subsidi di Denpasar Raup Omzet Rp75 Juta
-
Polda NTB Sita 1.734 Liter Pertalite Subsidi di Lombok Timur
-
Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN