SuaraBali.id - Seorang nelayan di Dusun Toroh Selatan Desa Tanjung Luar, Kecamatan Keruak, Lombok Timur, NTB Salman (50) mengeluhkan harga BBM yang naik. Sebab, sekali melaut, ia membutuhkan 10 liter BBM jenis Pertalite untuk sampan spesifikasi sedang.
Pengeluaran itu belum termasuk biaya konsumsi selama di laut. Seperti diketahui harga pertalite yang dulunya Rp 7.650 kini menyentuh Rp 10.000 per liter, solar subsidi dari Rp 5.150 naik Rp 6.800 per liter, Pertamax nonsubsidi dari Rp 12.000 naik Rp 14.500 per liter.
"Susah kalau naik, beli eceran Rp 12 ribu kalau di Pom bensin Rp 10 ribu,” keluh Salman sembari menyiapkan sampannya untuk melaut, Selasa (13/9/2022).
Ia juga mengaku bingung akan kenaikan BBM ini. Sehingga harus menambah modal lebih banyak. Sementara untuk tangkapan ikan belum diketahui. Hal ini tergantung kondisi cuaca dan angin.
"Kami bingung, gak dikerjakan kami lapar dan kepala keluarga", keluhnya.
Ia mengaku hasil tangkapannya kini hanya mencapai Rp 200 ribu. Bahkan mirisnya, pernah pulang dengan tangan kosong.
Kenaikan BBM ini juga hanya mampu membalikkan modal untuk biaya pembelian BBM.
"Kalau gak ada tangkapan ya pulang nanti ngutang,” tambahnya.
Sednada dengan Salman, nelayan lainnya Rani juga mengeluhkan BBM yang melambung tinggi. Sebab dalam sekali melaut dari pukul 15.00 wita hingga 06.00 wita menghabiskan 30 liter.
"Sepin ante (mau gimana lagi), saya gunakan sampan lebih besar makanya lebih banyak BBM", keluhnya.
Ia mengaku merasa kesulitan dengan tingginya harga BBM. Sebab kondisi ini berbanding terbalik dengan harga ikan di pasaran yang cukup rendah.
"Kami minta harga BBM diturunkan," harapnya.
Kontributor Toni Hermawan
Berita Terkait
-
Antrean BBM Subsidi Mengular di Makassar, Pertamina Tambah Selang Nozzle di SPBU
-
Harga Minyak Dunia Melonjak, Bahlil: Ini Berat!
-
BBM Langka di Sulsel, Pertamina Sebut Terjadi Perubahan Pola Konsumsi
-
Antrean BBM Mengular di Palangka Raya, Gibran: Maaf, Ya
-
'Tunggu ya, Pak. Maaf ya,' Gibran Mendadak Temui Warga yang Antre BBM di SPBU Palangka Raya
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali
-
Pura Desa Adat di Buleleng Terbakar, Beringin Berusia Ratusan Tahun Ikut Hangus
-
BRImo Taiwan Sabet Penghargaan Inovasi 2026, Permudah Transaksi PMI di Luar Negeri
-
Sungai-sungai di Mataram Berubah Jadi 'Lautan Sampah' Saat Kemarau
-
DPLK BRI Kantongi Kehati ESG Award 2026 Berkat Konsistensi Terapkan Prinsip ESG