SuaraBali.id - Lion Air menambah rute penerbangan domestik dengan tujuan Balikpapan - Denpasar (PP). Hal ini pun menambah rute penerbangan dari dan ke Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali.
Adapun frekuensi penerbangannya dua kali seminggu,setiap hari Jumat dan Minggu.
"Hari ini Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali melayani penerbangan perdana dari Balikpapan menuju Denpasar menggunakan maskapai Lion Air sehingga saat ini jumlahnya ada tiga rute yang kami layani khusus dari Balikpapan yakni maskapai Citilink Indonesia, AirAsia Indonesia dan Lion Air," ujar General Manager Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali Handy Heryudhitiawan, Jumat (9/9/2022).
Menurutnya penerbangan perdana Lion Air tersebut merupakan awal yang baik karena penerbangan rute tersebut masih dilayani tiga penerbangan artinya peluang strategis tingkat keterisian kursi bisa lebih menjanjikan.
"Kami antusias menyambut penerbangan perdana Lion Air melalui seremonial penyambutan Water Salute dan berkolaborasi bersama Lion Air menyambut penumpang pertamanya Lion Air JT663 saat tiba diberikan pengalungan bunga," katanya.
Penerbangan dengan nomor JT663 registrasi PK-LHY dari Balikpapan mendarat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali tepat pukul 10.56 WITA dengan mengangkut sebanyak 83 penumpang.
Pesawat tersebut lalu kembali ke Bandara Internasional Sultan Haji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan pukul 13.50 WITA membawa 61 orang penumpang.
Pada pengembangan rute domestik Handy Heryudhitiawan menambahkan bahwa PT Angkasa Pura I terus membuka peluang kepada maskapai lainnya untuk mengembangkan rute strategis sehingga memberikan pilihan beragam kepada calon penumpang
Hak itu dilakukan seiring memberikan nilai tambah terhadap peningkatan sektor aviasi dan sektor-sektor turunannya seperti pariwisata.
Baca Juga: Positif Covid-19, Farel Prayoga Batal Manggung di Denpasar Karena Harus Isoman
"Kami berharap semoga dengan dibukanya penerbangan perdana Balikpapan-Denpasar (PP) ini dapat beroperasi sesuai harapan dan selamat buat Lion Air kami siap memberikan dukungan agar operasionalnya terus berjalan lancar," ungkapnya.
Hingga saat ini, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai telah melayani 21 rute domestik dengan dilayani sebanyak 10 maskapai dan khusus catatan statistik penumpang rute Balikpapan berangkat maupun datang selama Januari-Agustus 2022 yaitu 44.600 penumpang yang telah terlayani. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Penerbangan di Bandara Sydney Lumpuh karena Kekurangan Personel Air Traffic Controller
-
Inggris 'Kiamat Kecil', 2.000 Penerbangan Mendadak Dibatalkan
-
Saat Penerbangan Terganggu, Bus AKAP Jadi Solusi Penyelamat Perjalanan
-
Erupsi Anak Krakatau Bisa Lebih Besar? Ini Penjelasan Pakar Vulkanologi UGM
-
Gunung Anak Krakatau Mulai Tenang: Tak Ada Ancaman Tsunami, Penerbangan Kembali Normal
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas
-
Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali
-
Pura Desa Adat di Buleleng Terbakar, Beringin Berusia Ratusan Tahun Ikut Hangus
-
BRImo Taiwan Sabet Penghargaan Inovasi 2026, Permudah Transaksi PMI di Luar Negeri