Scroll untuk membaca artikel
Eviera Paramita Sandi
Rabu, 07 September 2022 | 14:21 WIB
rama Hindu di Lombok, Nusa Tenggara Barat tumpah ruah di jaba bawah Pura Gunung Pengsong, di Desa Kuripan, Kecamatan Labuapi, Lombok Barat. [Istimewa/beritabali.com]

Jro Mangku Karsa, salah satu pengempon ditemui di Jaba pura Gunung Pengson piodalan kali ini adalah yang pertama kali dihadiri Krama Hindu sajebag Lombok pasca covid-19. Pada piodalan dua tahun sebelumnya, Karena ada larangan untuk keramaian, hanya pengurus pura yang melaksanakan dan menghadiri piodalan.

"Ini lumayan ramai, karena sempat absen odalan dari dua tahun lalu. Hanya pengurus pura saja yang hadir," kata Jro Mangku Wayan Karsa sebagaimana diwartakan beritabali.com – jaringan suara.com.

Pura gunung Pengsong diempon lebih dari 50 Banjar yang ada di Lombok. Secara patungan menggelar piodalan di Pura Gunung Pengsong, sesuai arahan Banjar masing-masing. Ada yang menghaturkan guling babi, dan ada yang menghaturkan persembahan kerbau.

Seusai upacara piodalan, Krama Hindu yang Tangkil juga makan bersama atau 'Magibung' di bawah di kaki gunung Pengsong. Piodalan di Pura Gunung Pengsong ini, dipuput Ida Pedanda Ranu Tawang dari Geria Bedangin Pagesangan, Kota Mataram.

Load More