SuaraBali.id - Meskipun pelaku penusukan di Simpang Semer Jalan Raya Kerobokan, Kuta Utara, Bali sudah tertangkap namun status Putu Trisna Wibawa (23), masih mengambang. Pasalnya meski sudah dibawa ke RS Jiwa Bangli, statusnya masih ini belum jelas
Kapolsek Kuta Utara Kompol Putu Diah Kurniawandari menuturkan bahwa Putu Trisna telah dibawa ke RSJ pada Kamis 1 September 2022, setelah kejadian. Sampai saat ini dia masih menjalani perawatan medis.
"Sampai sekarang yang bersangkutan masih dirawat di sana," ujarnya Selasa 6 September 2022 sebagaimana diwartakan beritabali.com – jaringan suara.com.
Penyidik Polsek Kuta juga belum bisa membuat Berita Acara Pemeriksaan (BAP) untuk proses penyidikan kasus tersebut. Alasannya harus menunggu hasil observasi soal kepastian kondisi kejiwaan pemuda bertubuh gempal itu.
Menurut ibu pelaku, pemuda asal Kepaon Pemogan, Denpasar Selatan tersebut sudah tidak stabil sejak kelas empat sekolah dasar.
Diceritakan jugabahwa ia pernah diajak berobat ke apotek di daerah Denpasar dan konsultasi dengan dokter spesialis kejiwaan.
"Jadi diirawat di RSJ memang belum pernah dibawa, tapi artinya sudah pernah lah ada upaya untuk mengobati," ungkapnya.
Mantan Kapolsek Mengwi ini mengatakan sejatinya yang menentukan pelaku mengalami gangguan jiwa atau tidak tetaplah hasil observasi dari saksi ahli, dalam hal ini dokter di RSJ.
"Apabila nanti terbukti gangguan jiwa, maka tidak bisa diproses hukum. Tapi jika tidak mengalami masalah tersebut, tentunya akan masuk penyidikan," tegasnya.
Sebelumnya, Putu Trisna Wibawa mengamuk di Simpang Semer Jalan Raya Kerobokan, depan Gate 88, Lingkungan Semer, Kuta Utara, Badung. Dengan berpakaian adat ia mengamuk dengan membawa senjata tajam pada Kamis 1 September 2022 sekitar pukul 08.30 wita.
Dalam kejadian itu, ia menusuk punggung seorang pengendara motor dan menghajar pengendara motor lainnya dengan tendangan kaki.
Aksi mengerikannya tersebut direkam oleh warga dan langsung viral di media sosial. Belakangan, pelaku diketahui Putu Trisna marah karena motornya tabrakan di Simpang Semer Kerobokan Kuta Utara.
Saat itu dia mengendarai sepeda motor Honda Vario warna hitam dan menerobos trafficlight. Sekitar 10 menit mengamuk, Tim UKL dari Polsek Kuta Utara tiba di lokasi dan mengamankannya.
Berita Terkait
-
Bali Dijual untuk Dunia, tetapi Semakin Sulit Dijangkau Orang Lokal
-
Kronologi Korwil BGN Kayong Utara Viral Hingga Dimutasi ke Papua
-
500 Tukik Penyu Kembali ke Laut, Wisata Konservasi Bali Makin Diminati
-
Pedagang Martabak Mini Tertidur Saat Jualan, Tas Berisi Uang hingga Kado Anak Dicuri
-
Maling Ayam Dikeroyok hingga Tewas, Mengapa Koruptor Tak Diperlakukan Sama?
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Jokowi Hadiri CFD Kupang, Warga Teriak: Bapak Kesayangan Pulang Kampung
-
Melihat Budidaya Kakao Jembrana, Emas Cokelat Yang Memikat Pasar Jepang Dan Eropa
-
WNA Kembali Berulah Indikasi Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Diminta Bertindak Tegas
-
Alasan Polisi Tambah Pasal Pidana pada Kasus Santri Terbakar
-
Guru SD di Buleleng Jadi Tersangka Pencabulan Siswi