SuaraBali.id - Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Kabupaten Karangasem diminta untuk menggunakan sepeda saat pergi dan pulang kantor setiap hari Jumat. Hal ini merupakan permintaan Bupati Karangasem, Bali, Gede Dana.
"Sebagai pelayan masyarakat dan abdi negara, disiplin dan semangat kerja itu penting," kata Gede Dana di Karangasem, Jumat (2/9/2022).
Menurutnya dengan bersepeda ke tempat kerja bisa bermanfaat untuk menghilangkan stress, mengurangi polusi, dan menjadi kebiasaan positif dalam menjaga kebugaran.
Cara ini dipandang tepat dan paling sederhana yang bisa dilakukan seluruh ASN dalam berperilaku sehat.
Guna meningkatkan minat ASN, Bupati Gede Dana pun mencontohkannya dengan bersepeda pada Jumat pagi menuju ke kantornya.
"Bersepeda pagi itu asik, olahraga sekaligus berkeliling menghirup udara pagi. Tadi berangkat jam 5.30 WITA dari rumah, sekalian mampir ke sejumlah OPD (organisasi perangkat daerah) mengecek kegiatan krida Jumat pagi ASN di sana,” kata dia.
Dengan sepeda miliknya, Gede Dana mengayuh dari wilayah Padang Kerta hingga Kota Amplapura sembari memantau aktivitas warga dan berkunjung ke kantor-kantor pemerintahan di lingkup Pemkab Karangasem.
Kehadirannya sekaligus untuk berdialog dengan Kepala OPD dan para ASN sekaligus mengajak mereka bersepeda ke kantor, khususnya pada hari Jumat.
Ia menuturkan bahwa apabila rencananya ini diterapkan maka akan bermanfaat besar. Selain untuk meningkatkan kekuatan otot, bersepeda juga dapat melatih keseimbangan dan koordinasi tubuh.
Baca Juga: Patung Bung Karno di Tabanan Akan Diganti Wisnu Murti
"Bersepeda juga bisa membantu mengontrol berat badan agar tetap ideal, karena bersepeda membantu membakar kalori serta meningkatkan metabolisme. Membantu menjaga kesehatan jantung, karena bersepeda termasuk ke dalam jenis olahraga kardio yang berfungsi menjaga kesehatan jantung, paru-paru, serta sirkulasi darah," ujar Gede Dana.
Bupati Karangasem tersebut juga meyakini apabila para ASN rutin bersepeda maka dapat mengurangi resiko depresi, ketika mengeluarkan hormon dopamin yang memicu rasa bahagia, maka perasaan stres dan gangguan kecemasan lainnya akan turut berkurang. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Bagaimana Kebijakan di Bali, Jika Takbiran Lebaran dan Nyepi Berbarengan?
-
Tragedi Gilimanuk: Saat Mudik Berubah Jadi Perjuangan Bertahan Hidup
-
Meski ASN WFA, Menkes Pastikan RS Pemerintah Tetap Buka 24 Jam Selama Libur Nyepi dan Lebaran 2026
-
KemBALIkeSENI: Cara Victoria Kosasie membalas Bali Lewat Karya dan Ruang
-
Tekan Konsumsi BBM, Pemerintah Pertimbangkan ASN WFA dan Sekolah Daring
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Analisis Militer: Iran Pakai Strategi 'Vietnam Kedua' yang Bikin AS Putus Asa
-
Amerika Serikat Akhirnya Akui 200 Tentara Jadi Korban Rudal Kiamat Iran
-
6 Fakta Kecelakaan Bus Haryanto Tabrak 5 Mobil Pemudik di Tol Batang
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
Terkini
-
5 Dampak Nyepi yang Bikin Langit Bali Bersih Total Penuh Bintang
-
Di Bulan Penuh Berkah, BRI Santuni 8.500 Anak Indonesia dan Tegaskan Komitmen Peduli Negeri
-
Penyebab Antrean Puluhan Kilometer Menuju Pelabuhan Gilimanuk Jelang Nyepi
-
Horor! Antrean Kendaraan 30 KM Menuju Pelabuhan Gilimanuk, 16 Warga Pingsan
-
Mengapa Warga Lombok Bakar 'Lampu Jojor' di Malam Lailatul Qadar?