SuaraBali.id - Sosok dan profil Niluh Djelantik bagi sebagian orang mungkin sudah tidak asing di Bali. Ia kerap bersuara di media sosial tentang kelakuan warga negara asing (WNA) di Bali.
Pengusaha dan politisi perempuan ini belakangan jadi sorotan karena membentak bule yang mengancam bapak kos di Bali.
Niluh Djelantik memberikan pengertian kepada bule tersebut untuk menghomati aturan yang ada di Bali dan Indonesia.
Menurut Niluh Djelantik Bali sangat terbuka kepada semua orang dari mancanegara. Namun ia menyayangkan bahwa bule berkepala plontos yang viral tersebut tidak mematuhi aturan yang ada di Bali.
Sebelumnya beredar viral video bule yang mengancam bapak kos karena diduga menolak membayar setelah ditagih uang sewa.
Bule tersebut, dalam narasi yang beredar mengancam akan memenjarakan sang bapak kos dan sempat berkata kasar kepada pemilik kos.
Akhirnya banyak akun media sosial yang memberikan mention dan tag kepada akun instagram Niluh Djelantik, @niluhdjelantik hingga membuatnya bergerak.
Dalam akun twitternya, Niluh Djelantik membagikan video saat dirinya menceramahi bule tersebut.
"WNA pengancam Bapak kos. Tidak bayar malah mencaci dan mengintimidasi pemilik. Justice is served. Jangan biarkan turis seperti ini menginjak martabat bangsa kita," tulis caption video tersebut.
Baca Juga: Nelayan Sampan di Pesisir Bali Barat Tetap Nekat Melaut Meski Cuaca Ekstrem
Lalu siapa sosok dan profil Niluh Djelantik?
Nama: Niluh Putu Ary Pertami Djelantik
Nama Panggilan: Niluh Djelantik, Mbok Niluh
Tanggal Lahir: 15 Juni 1975
Pendidikan: Universitas Gunadarma
Instagram: @niluhdjelantik
Berita Terkait
-
Menteri UMKM Sebut Pengemudi Ojek Online Dianggap Pengusaha Mikro Transportasi Online
-
Viral Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Larang 2 WNA Penyelenggara Event Lari Masuk Indonesia Lagi
-
Bisnis Agen Logistik Kian Dilirik Anak Muda, Modal Mulai Rp10 Juta
-
Pesta Layang-layang Dunia Warnai Pantai Sanur Bali
-
Pengusaha Tembakau Tolak Aturan Turunan PP 28/2024, Dinilai Ancam Industri dan Penerimaan Negara
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Peringatan Hari Mangrove Sedunia, 15 Ribu Bibit Pohon Disebar di Batu Lumbang Tahura Ngurah Rai
-
Guru SD di Buleleng Diduga Cabuli Murid, Polisi Lakukan Penyelidikan
-
Bukan Sekadar Diskriminasi, Event Lari Khusus Bule di Bali Ternyata Belum Kantongi Izin?
-
25 Ton Ikan Nila Mati Massal Akibat Letupan Belerang di Danau Batur
-
Beli Sunscreen Kahf Online Original Hanya di Blibli