SuaraBali.id - Stadion Amlapura kini sedang dalam tahap pembangunan. Stadion di Karangasem itu diharapkan bisa menjadi kebanggan masyarakat setempat.
Bupati Karangasem I Gede Dana pun mengecek langsung pembangunan stadion tersebut demi berdiri seperti yang diharapkan yaitu berkualitas sehingga koko dan tahan lama.
“Jadi harus dipastikan kualitas bangunan stadion ini, sehingga kokoh dan tahan lama, serta bisa dinikmati dan menjadi kebanggaan masyarakat di Kabupaten Karangasem," ujarnya di Karangasem, Kamis (25/8/2022).
Ia juga hendak memastikan bahwa pembangunan stadion tersebut sesuai kontrak.
"Kalau dari hasil pengecekan yang kami lakukan, pengerjaannya termasuk kualitas bahan dan campuran sudah sesuai. Kalau melihat progresnya kami optimis proyek ini akan tuntas sebelum akhir masa kontrak pada 13 Desember mendatang,” kata dia.
Mantan Ketua Komisi II DPRD Karangasem itu, mengaku memahami dengan baik mengenai jadwal dan kesesuaian pengerjaan dengan perencanaan yang tertuang di buku kontrak kerja, termasuk kualitas dan bahan campuran yang digunakan pihak pelaksana proyek.
Ia menyatakan puas terhadap kualitas dan hasil pengerjaan Stadion Amplapura.
Saat ini, proyek yang telah menghabiskan anggaran Rp13,9 miliar dari total pagu Rp16 miliar bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Bali Tahun 2022 itu, memasuki tahap pembangunan tribun.
Tribun Stadion Amlapura rencananya mampu menampung 1.000 penonton dengan panjang bangunan 48 meter dan lebar 16,25 meter, dengan ruang di bawah tribun sebagai tempat penunjang pemain dan kebutuhan lainnya.
Baca Juga: Foto Happy Salma di Tahun 1995 Dengan Putrinya Kini Jadi Sorotan Warganet
Pihaknya berkomitmen menyelesaikan proyek Stadion Amplapura yang dibangun secara bertahap ini.
"Setelah tahap pembangunan tribun, jika ada anggaran nanti kita lanjutkan dengan pengadaan sarana dan prasarana, seperti bangunan tempat penonton, kantor sekretariat dan sarana lainnya, termasuk ruang ganti pemain,” ujar Bupati Karangasem I Gede Dana. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Hubungan Seks di Halaman Rumah Warga! WNA Australia Dilarang ke Indonesia 10 Tahun
-
Warga Australia Diblokir Masuk Bali Selama 10 Tahun karena Kasus Asusila
-
Mabuk Arak Bali, Dikira Begal! Kakak Adik di Bekasi Dipukuli Warga Sambil Pelukan
-
Saat Sampah Plastik Disulap Jadi BBM, Upaya Desa Cepaka Atasi Limbah Sulit Didaur Ulang
-
Hadiri Miss Equality World, Arya Wedakarna Dipanggil Badan Kehormatan DPD
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas
-
Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali
-
Pura Desa Adat di Buleleng Terbakar, Beringin Berusia Ratusan Tahun Ikut Hangus
-
BRImo Taiwan Sabet Penghargaan Inovasi 2026, Permudah Transaksi PMI di Luar Negeri