SuaraBali.id - Pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea dilarikan ke rumah sakit lantaran keracunan obat. Pengacara yang kerap tampil dengan perhiasan di tubuhnya ini disebut mengonsumsi obat sehingga menimbulkan matanya membengkak.
"Pagi-pagi Hotman dibawa ke UGD karena keracunan obat, nih matanya bengkak tuh. Keracunan obat, kebanyakan makan obat dan juga ngurus badan," tutur Hotman Paris Hutapea, dikutip Selasa (09/08/2022).
Akan tetapi kondisi Hotman Paris kini membaik. Dirinya pun tak lagi berada di UGD saat membuat video tersebut.
"Nih obatnya sudah ada, sebentar lagi aku makan, tapi sarapan nasi bakar dulu," tambahnya.
Namun di tengah keracunan yang menderanya, ia tetap membahas kasus penting meski tengah sakit. Ia masih bisa membagikan opininya terkait kasus Bharada E.
"Renungan pagi untuk Bharada E. Pada saat kamu sedang sarapan pagi di tahanan, renungkan lah apa kata abangmu ini, abangmu ini Hotman Paris sudah 36 tahun di dalam praktik hukum. Saya punya indra keenam," tutur Hotman Paris.
"Saya punya out of the box thinking benar-benar turutilah saranku ini, dari arah penyidikan dari timsus ataupun penyidik saya Hotman yakin dalam waktu dekat bakal ada pengumuman tersangka lainnya dari perwira tinggi, dari irjen ataupun birjen polisi, bukan 1 atau 2 bisa jadi 3 orang. Artinya ini bukan hanya aksi membela diri, tetapi ada faktor lain," tutur Hotman Paris.
"Bharada E, segera konsultasi dengan pengacara kamu. Pakai pembelaan dengan KUHP dugaan menjalankan perintah atasan," pungkasnya.
Ia pun menjadi sosok yang cukup lantang bersuara soal kasus Brigadir J dengan tersangka Bharada E.
Hal ini membuat sejumlah warganet memberikan dukungan kepada bapak tiga anak ini sambil mendoakannya.
"Baik sekali bang Hotman ini," tutur netizen.
"Mantapsss bang Hotman," tambah netizen lain.
"Sehat selalu bang," ujar lainnya.
Berita Terkait
-
KPAI Desak Audit Transparan Dapur Makan Bergizi Gratis Usai Rentetan Kasus Keracunan
-
DPR Minta BGN Tanggung Biaya Pemulihan Korban MBG
-
IDAI Usul MBG di Kantin Sekolah, Utamakan Anak di Wilayah 3T
-
IDAI: Keamanan Pangan MBG Tak Cukup dengan Guru Mencicipi Makanan
-
'Enough is Enough!', IDAI Desak Kasus Keracunan MBG yang Terus Berulang Dihentikan
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas
-
Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali
-
Pura Desa Adat di Buleleng Terbakar, Beringin Berusia Ratusan Tahun Ikut Hangus
-
BRImo Taiwan Sabet Penghargaan Inovasi 2026, Permudah Transaksi PMI di Luar Negeri