SuaraBali.id - Hujan lebat beserta angin kencang disertai kilat dan petir berpotensi terjadi di sejumlah provinsi. Namun hujan yang lebih ringan bisa terjadi di Bali hari ini, Sabtu (6/8/2022).
Hujan lebat beserta angin kencang diprediksi terjadi wilayah Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Maluku, Sulawesi, dan Papua.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Sabtu menyampaikan peringatan dini mengenai hujan lebat yang dapat disertai angin kencang dan petir berpeluang mengguyur bagian wilayah Provinsi Aceh, Bengkulu, Jambi, Lampung, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan.
Sama halnya dengan Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, dan Papua juga diprakirakan mengalami hujan lebat yang dapat disertai angin kencang dan petir.
Namun intensitas yang lebih ringan menurut prakiraan BMKG dapat turun di wilayah Provinsi Bali dan Papua Barat.
Sementara itu, bagian wilayah Provinsi Banten, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Barat berpeluang menghadapi angin kencang.
Hujan yang disertai petir berpeluang terjadi di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, dan hujan dengan intensitas sedang berpotensi turun di Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung; Kota Ambon, Provinsi Maluku; dan Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara.
BMKG memperingatkan, wilayah Provinsi Sulawesi Tengah, Maluku, dan Maluku Utara mesti siaga menghadapi dampak hujan lebat seperti banjir dan tanah longsor.
Sedangkan wilayah Provinsi Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Papua Barat, dan Papua menurut BMKG statusnya waspada dampak hujan lebat. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Tolak Main di Eredivisie, Striker Bali United Jort van der Sande Menyesal Berkarier di Indonesia?
-
BMKG Ungkap 75 Persen Wilayah Indonesia Masih Kemarau
-
Redam Kepungan Polusi, Modifikasi Cuaca Digelar di Langit Jakarta Hingga 28 Oktober
-
Usai Diterjang Puting Beliung, Ratusan Rumah di Bandung Barat Rusak
-
Karhutla Sulawesi Ancam Lukisan Tertua di Dunia, Usianya Hampir 68.000 Tahun
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
- Tiga Jembatan di Batang Toru, Ikhtiar Menjaga Satwa Liar Tetap Terhubung
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Perkuat Nilai bagi Pemegang Saham, BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun
-
Ini Identitas Dua Bule Prancis Pemeran Video Syur Berdurasi 13 Menit yang Hebohkan Bali
-
Pakai Barcode Palsu, Sindikat BBM Subsidi di Denpasar Raup Omzet Rp75 Juta
-
Polda NTB Sita 1.734 Liter Pertalite Subsidi di Lombok Timur
-
Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN