SuaraBali.id - Hari baik dan musim pernikahan di Bali membuat perajin klangsah (perlengkapan upacara) kini kebanjiran permintaan.
Seiring meredanya kasus Covid-19 kini mulai banyak warga yang mengadakan acara pernikahan seperti sediakala.
Salah satu perajin klangsah di Abiansemal, Badung, I Ketut Gatra menuturkan permintaan klangsah sebagian besar selain untuk upacara ngaben.
Namun selain itu juga dipesan untuk keperluan dekorasi dalam upacara pernikahan.
"Pesanan ramai dikarenakan, adanya orang menikah dan upacara pengabenan pada Februari sampai Agustus. Karena bulan-bulan tersebut merupakan musim kawin," katanya kepada beritabali.com belum lama ini.
Menurutnya untuk keperluan dekorasi dalam upacara pernikahan memerlukan hingga ratusan ikat klangsah.
"Kalau permintaan untuk dekorasi antara 50 ikat sampai 200 ikat Klangsah tergantung permintaan. Satu ikat klangsah berisi 10 lembar dengan harga per lembar Rp5 ribu," jelasnya.
Adapun permintaan klangsah sampai saat ini datang hampir di seluruh Kabupaten di Bali
"Seperti di daerah Tabanan, Ubud, Denpasar bahkan dari daerah Singaraja," ujarnya.
Baca Juga: 69 Kepala Sekolah Dan Guru Kelas di Karangasem Dimutasi
Ia berujar bahwa bahan baku klangsah terkadang sulit didapat saat musim penghujan. Maka itu, pekerjaan mengayam klangsah juga tergantung pada pengiriman bahan bakunya.
Gatra berharap kepada Pemerintah agar perhatian untuk rakyat maupun pelaku usaha kecil seperti dirinya.
Berita Terkait
-
Susuri Rute Eksotis Sanur, Ribuan Pelari dari 13 Negara Bersaing di CK Run 2026
-
Bali Dijual untuk Dunia, tetapi Semakin Sulit Dijangkau Orang Lokal
-
500 Tukik Penyu Kembali ke Laut, Wisata Konservasi Bali Makin Diminati
-
Maling Ayam Dikeroyok hingga Tewas, Mengapa Koruptor Tak Diperlakukan Sama?
-
2 Warga Belanda Dilarang Masuk Indonesia Usai Gelar Event Lari Khusus Bule
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Digerebek di Denpasar, Pria Ini Simpan Ekstasi dan 5 Senpi Rakitan di Ruang Tamu
-
Rekonstruksi Pembunuhan Mahasiswi di Mataram: Begini Perjalanan Tersangka Usai Habisi Korban
-
WNA Amerika Jual Lahan di Kintamani Bali, Begini Respons Imigrasi
-
WNA Perempuan Baku Hantam Gara-gara Antre Jagung Bakar? Ini Penjelasan Polisi
-
Kecam Pernyataan Londo Ireng, Jurnalis Bali: Prabowo Harus Minta Maaf