SuaraBali.id - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno memesan suvenir untuk para delegasi yang akan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali. Souvenir tersebut berupa 120 buah kain Gringsing, produk ekonomi kreatif khas Desa Wisata Tenganan Pegringsingan, Kabupaten Karangasem, Bali.
Adapun proses pengerjaan kain tenun ikat Gringsing telah rampung dikerjakan oleh penenun Desa Adat Tenganan dan siap untuk dikirim ke Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).
"Setelah Menteri Sandiaga Uno memesan 120 kain, penenun mulai mengumpulkan hasil tenunannya untuk diseleksi oleh Panitia. Saat ini, semuanya sudah dipacking," kata Bendesa adat Desa Tenganan Putu Suarjana, Minggu (31/8/2022).
Menurutnya kain Gringsing yang selesai dibuat penenun telah melalui seleksi yang ketat menyangkut kualitas dan telah memenuhi persyaratan yang diminta forum Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) Tenun Gringsing Bali dengan lebar 20 cm dan panjang 180 cm.
Baca Juga: Venna Melinda Klarifikasi Soal Hamil di Usia 50 Tahun Dan Testpack Saat Berada di Bali
Dengan pemesanan stok kain sebanyak itu kata dia membuat stok kain pemilik tenun mengalami pengurangan. Tetapi, secara ekonomis, masyarakat menerima pendapatan yang signifikan merata karena setiap penenun hanya diperbolehkan menyerahkan satu buah kain Grising.
Pada saat pembatasan akibat COVID-19, kata dia penjualan kain Gringsing mengalami penurunan yang sangat drastis. Hal itu membuat omset penenun kain Gringsing berkurang.
"Proses pengerjaan tenun ikat sendiri melibatkan 125 pengrajin Tenganan. Tetapi, dari 125 itu tentu mereka tidak berproses secara sempurna. Kan namanya perajin setiap orang dengan kreativitasnya. Yang tidak penuhi kriteria, kita beri kesempatan untuk perbaiki. Kita jamin kualitasnya bagus untuk diberikan kepada delegasi G20," kata Putu Suarjana.
Menurut keterangan Putu Suarjana, Kemenparekraf sudah menyerahkan DP (down payment) sebesar 30 persen. Sedangkan sisanya akan diselesaikan setelah kain tenun Gringsing sudah terkirim ke Kantor Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Provinsi Bali.
"Dalam kesempatan ini, kami berkolaborasi untuk promosi dan mendukung program pemerintah membangkitkan ekonomi masyarakat di sini. Apalagi jumlah pesanan sebanyak itu jarang didapat," kata dia.
Baca Juga: Menyaksikan Museum Hidup ARMA di Kampung Wisata Ubud Bali
Putu Suarjana mengatakan selain pemesanan 120 kain oleh Menparekraf Sandiaga Uno, masyarakat juga mendapat pesanan 34 kain pada kesempatan yang sama. Sehingga jumlah pesanan yang disiapkan oleh penenun Tenganan sebanyak 154 kain tenun Gringsing.
Berita Terkait
-
Tol di Sumatera, Kalimantan, dan Bali Dipadati Kendaraan! Ini Pemicunya
-
Apes, Dipakai Mudik Mobil Daihatsu Xenia Malah Rusak Kena Ledakan Balon Udara
-
Bali United Rebutan Dapat Jordi Amat dengan Raksasa Liga 1 Indonesia?
-
7 Potret Anita Hara Menikah dengan Jeson Siregar di Nusa Dua Bali
-
Bandara Ngurah Rai Tutup Total saat Nyepi 2025: Catat Jadwalnya!
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
Terkini
-
Thai Lion Air Kini Terbang dari Bali ke Bangkok, Jadwalnya 4 Kali Seminggu
-
Arus Balik dari Jawa ke Bali Mulai Meningkat, Akhir Pekan Diprediksi Jadi Puncaknya
-
7 Kolam Renang di Bali Murah Untuk Liburan Anak-anak
-
Dulu Turis Langsung ke Gili Trawangan, Kini Senggigi Dibidik: NTB Ubah Strategi Pariwisata
-
Meninggal di AS Saat Nyepi, Mahasiswi Asal Buleleng Ini Sempat Pesan ke Ayah Ibu Agar Tenang