SuaraBali.id - Bongkahan kayu yang diduga bangkai kapal yang berumur ratusan tahun ditemukan di area tambang pasir besi. Pantai Muara Harapan Dusun Dedalpak, Desa Poh Gading, Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur (Lotim).
Bongkahan Itu pun sontak menarik perhatian warga sekitar untuk berbondong-bondong ke pantai guna menyaksikan secara langsung.
Museum NTB dikabarkan sudah mengecek keberadaan bongkahan kayu yang menyita perhatian masyarakat.
Kepala Museum NTB, Bunyamin mengatakan, temuan benda yang diperkirakan kapal kayu ada beberapa serpihan kayu yang sudah lepas dan sudah diamankan.
Untuk penanganan lebih lanjut diharapkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lotim segera bersurat ke Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Bali.
"Supaya dilakukan tindakan lebih lanjut seperti pengangkatan dan penelitian," kata Buniamin kepada suara.com, Rabu (20/7/2022).
Pihaknya baru dapat memastikan benda yang diperkirakan kapal tersebut sebagai Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB). Namun memastikan lebih lanjut sebagai cagar budaya atau benda sejarah harus dilakukan penelitian mendalam.
"Harus ada kajian arkeologi dengan ilmu bantu sejarah, antropologi, dan ilmu bantu lainnya," terangnya.
Ia terus mengawal dan menyarankan supaya bagian-bagian kapal yang lepas dilakukan pengumpulan di tempat yang aman. Nantinya akan diukur, difoto, dan dihitung jumlahnya. Sebab bagian-bagian tersebut tidak boleh hilang.
Baca Juga: Perempuan Asal Lombok Ini Ingin Sembuh dari Tumor Wajah Agar Bisa Baca Al-quran
"Nanti akan digunakan sebagai bahan penelitian termasuk ketika dilakukan rekonstruksi atau restorasi kapal," katanya.
Kepala Dikbud Lotim, Izuddin mengatakan terkait penemuan bongkahan kayu yang diduga kapal saat ini tengah pendalaman dan dilakukan koordinasi ke Dinas Pariwisata (Dispar) dan din Lingkuhan Hidup dan Kebersihan (DLHK).
"Kepala Seksi (Kasi)cagar budaya sudah turun ke lokasi dan Dikbud Provinsi juga turun kelokasi," katanya.
Sebelumnya salah satu pengunjung dari Desa Poh Gading Inak Hera mengatakan informasi yang didengar dari masyarakat ditemukan berupa konde dan piring yang terbuat dari kuningan.
"Saya dengar katanya ada yang dapat," katanya.
Senada dengan itu, Amaq Tiara juga mendengar adanya kabar pengunjung yang mendapatkan barang antik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
BRI Siapkan Buyback Saham Rp500 Miliar di Tengah Fluktuasi Pasar
-
Letusan Berkali-kali Gunung Lewotobi Laki-Laki, Warga Diminta Waspada Bahaya Ini
-
BUMN dan Himbara Bahas Stabilitas Pasar, BRI Tekankan Pentingnya Fundamental Kuat
-
Mau Mendaki Gunung Rinjani? Wajib Tahu 5 Aturan Baru Ini
-
Korupsi Sarung dan Mukena, Legislator Lombok Barat Dituntut 2 Tahun Penjara