SuaraBali.id - 2 lukisan jumbo akan dipamerkan di Museum Arma Ubud pada ajang G20. Lukisan ini adalah buatan 87 Seniman asal Banjar Kutuh Kelod, Desa Petulu, Ubud yang tergabung dalam Kalisa Kutuh unjuk aksi.
Adapun Sekretaris Kelompok Seni Lukis Kalisa Kutuh, I Made Suweta, menyatakan dua lukisan yang digarap bersama-sama sesuai tema G20 recover, together, recover stronge (pemulihan bersama dan bersama kita kuat).
Lukisan pertama berjudul Harmoni ukuran 10 meter x 2,8 meter. Lukisan kedua berjudul Flora Fauna ukuran 7 meter x 1,5 meter.
Dua lukisan dikerjakan sejak Maret 2022 secara giliran oleh 87 seniman yang semuanya warga Banjar Kutuh.
“Dua lukisan ini ditarget tuntas bulan Oktober 2022 mendatang. Akan dipamerkan di Museum Arma Ubud, menyambut kunjungan delegasi G20,” ujar Sueta sebagaimana diwartakan beritabali.com – jaringan suara.com.
Lukisan Flora Fauna menggambarkan pesan damai ketika manusia mampu melestarikan alam semesta.
Kemudian lukisan Harmoni, menyatukan perbedaan karakter, menahan ego, bersatu padu dengan semangat kerjasama mewujudkan cita-cita untuk melahirkan sebuah karya.
Dikatakan makna yang ingin ingin sampaikan adalah mari belajar dari alam yang tidak pernah mempertentangkan perbedaan.
“Justru perbedaan dijadikan sebuah keserasian dan keharmonisan,” jelasnya.
Baca Juga: Sejarah di Balik Keindahan Pulau Nusa Penida
Ia pun berharap lukisan ini bisa menjadi pesan pelestarian alam serta perdamaian dunia.
Berita Terkait
-
Hubungan Seks di Halaman Rumah Warga! WNA Australia Dilarang ke Indonesia 10 Tahun
-
Warga Australia Diblokir Masuk Bali Selama 10 Tahun karena Kasus Asusila
-
Mabuk Arak Bali, Dikira Begal! Kakak Adik di Bekasi Dipukuli Warga Sambil Pelukan
-
Saat Sampah Plastik Disulap Jadi BBM, Upaya Desa Cepaka Atasi Limbah Sulit Didaur Ulang
-
Hadiri Miss Equality World, Arya Wedakarna Dipanggil Badan Kehormatan DPD
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas
-
Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali
-
Pura Desa Adat di Buleleng Terbakar, Beringin Berusia Ratusan Tahun Ikut Hangus
-
BRImo Taiwan Sabet Penghargaan Inovasi 2026, Permudah Transaksi PMI di Luar Negeri