SuaraBali.id - Jaksa gadungan mulai bergentayangan, dan menyasar pejabat Dinas di kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.
Dalam aksinya, pelaku meminta sejumlah uang, dengan menyebut dirinya sebagai Kasi di Kejaksaan Negeri Lombok Timur.
Namun bukan hanya itu, pelaku juga mencatut nama pejabat di lingkup Kejaksaan Tinggi NTB.
Ulah oknum jaksa gadungan ini, membuat pejabat Kejaksaan Negeri Lotim gerah dan kaget.
”Saya ingatkan, kepada seluruh pejabat di Lotim, agar tidak melayani ulah oknum, yang mengatas namakan diri sebagai jaksa di Kejaksaan Lotim, apalagi meminta uang,” ungkap Kajari Lotim Irwan Setiawan Wahyuhadi di dampingi Kasi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Lotim LM Rasyidi sebagaimana diwartakan Lombokita – Jaringan suara.com.
Menurut Kasi Intel, oknum yang mengatasnamakan jaksa tersebut, bukan dari institusinya.
Apalagi jaksa gadungan tersebut sampai meminta sejumlah uang untuk kepentingan pribadi, sehingga tak perlu dilayani.
”Kalau ada oknum yang datang dan mengaku jaksa dengan meminta uang, agar ditangkap dan dilaporkan ke polisi,” tegasnya.
Menurutnya beberapa Dinas yang di hubungi oleh oknum mengaku jaksa tersebut adalah Dinas Perkim Lotim, Dinas Pertanian dan Dinas Perdagangan, dan beberapa pejabat setingkat Kepala Bidang dan Kepala Seksi.
Berita Terkait
-
Janda 69 Tahun Tewas Usai Jadi Korban Penipuan Asmara Online, Duit Rp 20 Miliar Hilang
-
Waspada! Meksiko Bongkar Modus Operandi Jaringan Penipuan Tiket Mahal Piala Dunia 2026
-
Jaksa Agung Larang Jajaran Tersangkakan Kepala Desa, Kecuali Uangnya buat Nikah Lagi
-
Refly Harun Sebut Kabar Berkas Roy Suryo P21 Cuma Karangan: Jaksa Belum Terima Apa Pun!
-
Bareskrim Siap Miskinkan Mafia Haji dan Umrah, Aset Disita Pakai Pasal TPPU
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Polisi Ungkap Motif Mengejutkan Bocah Lompat dari Lantai 3 di Denpasar
-
Tak Gentar Meski Skuad Pincang, Johnny Jansen Bocorkan Kunci Kemenangan Bali United
-
Dilarang Bawa Sambal Terasi, Makanan Jamaah Calon Haji Disita Petugas
-
Begini Praktik Curang di Hari Pertama UTBK SNBT 2026
-
Stop 'Open Dumping'! Menteri LH Ancam Pidana Penjara hingga 15 Tahun bagi Pemda Bandel