SuaraBali.id - Adanya kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di Karangasem, Bali yang menyerang sapi milik warga membuat jalur penyebrangan di Pelabuhan Padangbai, Manggis, Karangasem, Bali ditutup.
Kapolres Karangasem, AKBP. Ricko AA Taruna pada Minggu (3/7/2022) menerangkan, pihaknya telah membentuk satgas kecil untuk mengawasi agar tidak ada hewan ternak berkuku genap yang dikirim ke luar Bali melalui Pelabuhan Padangbai.
"Ya kemarin kita sudah bentuk satgas kecil untuk di Pelabuhan Padangbai, sekaligus sudah berkordinasi juga dengan otoritas pelabuhan untuk memastikan tidak ada hewan ternak berkuku genap yang dikirim ke luar melalui pelabuhan Padangbai," ujar AKBP. Ricko AA Taruna sebagaimana dilaporkan beritabali.com – jaringan suara.com.
Selain itu Polres Karangasem juga menggelar rapat dengan Dinas terkait yang ada di Kabupaten Karangasem untuk melaksanakan pengawasan hewan kurban menjelang Idul Adha khususnya di tempat penjualan hewan kurban dan di Masjid - Masjid yang nantinya akan melaksanakan pemotongan hewan kurban.
"Kemarin kita juga sudah sempat cek ke lokasi penjualan hewan kurban, sementara masih aman tidak ada ditemukan indikasi PMK," imbuh Ricko Taruna.
Berita Terkait
-
Maling Ayam Dikeroyok hingga Tewas, Mengapa Koruptor Tak Diperlakukan Sama?
-
Massa Petani Tembakau Gelar Aksi di Kemenko PMK, Desak Pembatalan Aturan PP 28/2024
-
2 Warga Belanda Dilarang Masuk Indonesia Usai Gelar Event Lari Khusus Bule
-
Komisi XIII DPR Kecam Keroyok Massa di Bali: Desak Penegakan Hukum & Pendampingan Trauma Anak Korban
-
Wamendagri Bima Arya Dorong Tiga Langkah Perkuat Ketahanan Pangan di Daerah
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Alasan Polisi Tambah Pasal Pidana pada Kasus Santri Terbakar
-
Guru SD di Buleleng Jadi Tersangka Pencabulan Siswi
-
Transformasi BRIvolution Reignite Melaju Pesat, Perkuat Kontribusi Danantara bagi Perekonomian
-
Fakta Baru Kasus Kebakaran Maut Tewaskan Santri di NTB, Polisi Tambah Pasal untuk Tersangka
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M