SuaraBali.id - Ancaman terorisme menjelang konferensi tingkat tinggi (KTT) G20 di Bali yang akan diselenggarakan pada akhir tahun nanti kini diwaspadai Pemerintah Provinsi Bali.
Untuk itu Kos-kosan dan penduduk pendatang di Bali kini akan diberi pengawasan ketat.
Hal ini sebagai upaya mewaspadai ancaman teroris yang bersembunyi di kos-kosan jelang.
Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati atau Cok Ace mengatakan pemerintah provinsi akan memperketat pengawasan kos-kosan yang ada di wilayah Bali.
"Ini kan belajar dari pengalaman kita sebelumnya. Kejadian Bom Bali l, Bom Bali ll, memang pusat-pusat kerawanan di sana," kata Cok Ace di Kuta, Kabupaten Badung, Rabu (29/6).
Cok Ace menuturkan bahwa sudah ada ketentuan bahwa warga pendatang yang masuk ke Bali wajib lapor. Pengawasan di kawasan sekitar akan lebih diperhatikan.
"Penduduk pendatang wajib lapor, itu yang kita perhatikan sekarang (dan) untuk masa-masa yang akan datang lebih ketat, yang dulunya tidak terlalu banyak kita perhatikan," ujarnya.
Adapun KTT ke-17 G20 akan diselenggarakan di Bali pada 15-16 November 2022.
KTT ini akan menjadi puncak dari proses dan usaha yang intensif dari seluruh alur kerja G20 selama setahun presidensi Indonesia.
Baca Juga: Jalan Terjal Bagi Bali United Sore Ini, Teco Tak Mau Remehkan Kekuatan Kaya FC Iloilo
Berita Terkait
-
Bali United Bungkam Arema FC 3-1 di Kanjuruhan, Singo Edan Akhiri Laga dengan 9 Pemain
-
Ada Wine Asli Bali di Balik Pesona Pulau Dewata, Begini Karakter Rasa dari Kebun Tropisnya
-
Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas
-
Viral Gerombolan Turis Israel Mencuri di Lombok, Bayar Uang Damai Rp48 Juta Lalu ke Bali
-
Terorisme Lingkungan: Menuju Generasi Emas atau Generasi Cemas?
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah
-
70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra
-
Anak-Anak Digerebek Bak Teroris, TGB: Bukan Ini Polisi yang Dicita-citakan Pendiri Bangsa!
-
Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini
-
Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida