SuaraBali.id - Berdasarkan hasil pengumuman Ujian Tulis Berbasis Komputer – Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (UTBK-SBMPTN) Universitas Mataram (Unram) pada Kamis (23/6/2022). Sebanyak 3.252 peserta dinyatakan lulus sebagai calon mahasiswa baru.
Adapun para peserta yang lulus ini tersebar ke 38 Program Studi (Prodi) yang ada di Unram.
Pada pelaksanaan UTBK-SBMPTN terbagi menjadi 2 gelombang, di mana gelombang I berlangsung pada tanggal 17 – 23 Mei 2022 dan gelombang II pada tanggal 28 Mei – 2 Juni 2022.
Sebanyak 12.845 orang yang terdaftar sebagai peserta UTBK-SBMPTN di Unram.
Kepada para peserta UTBK-SBMPT yang lulus, Rektor Universitas Mataram, Prof H Bambang Hari Kusumo menyampaikan ucapan selamat.
Ia mengingatkan kepada peserta yang dinyatakan lulus agar segera mengetahui jadwal pendaftaran ulang calon mahasiswa baru.
Sedangkan bagi peserta ayang tidak lulus atau yang belum diterima agar tidak berputus asa dan tetap semangat, karena masih memiliki kesempatan untuk mengikuti Seleksi Jalur Mandiri Unram.
"Untuk pendaftaran ulang calon mahasiswa baru jalur SBMPTN 2022 dapat dilakukan melalui laman web https://sireg.unram.ac.id/,” katanya sebagaimana diwartakan beritabali.com - jaringan suara.com.
Adapun prodi Ilmu Hukum sebagai prodi penerima mahasiswa baru terbanyak di Unram, yaitu sejumlah 253 orang, diikuti Prodi Manajemen dengan 180 calon mahasiswa baru, dan Prodi Peternakan sebanyak 165 orang.
Sementara itu, Koordinator Akademik Dwi Siswanto mengatakan bahwa pendaftaran jalur mandiri untuk program studi jenjang S1, Diploma III dan Vokasi adalah lulusan SMA/MA/SMK/Paket C di 3 tahun terakhir, yakni tahun 2020, 2021 atau 2022. Dan untuk Paket C terdapat syarat usia maksimal berumur 25 tahun per 1 Juli 2022.
Khusus pendaftar yang memilih program studi S1 Pendidikan Dokter harus berasal dari lulusan SMA/MA jurusan IPA, dan juga memenuhi persyaratan jurusan di SMA/MA/SMK pada program studi tertentu, sehat jasmani dan rohani sehingga tidak mengganggu proses belajar di perguruan tinggi.
Pendaftaran jalur Mandiri dapat dilakukan di laman https://mandiri.pmb.unram.ac.id. Pendaftaran secara daring dibuka pada tanggal 16 – 27 Juni 2022. Sementara untuk UTBK-Mandiri akan digelar pada 7 -16 Juli 2022.
"Tentatif dan akan disesuaikan dengan jumlah pendaftar. Pengumuman kelulusan 23 Juli 2022,” ungkap Koordinator Akademik Unram, dikutip radarlombok.
Kelompok ujian yang ditawarkan di jalur Mandiri, yaitu Kelompok ujian Saintek dan Soshum. Jenis soal ujian UTBK-Mandiri, yaitu tes bidang studi dasar meliputi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika Dasar.
Tes bidang studi Saintek meliputi Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi. Sedangkan tes bidang studi Soshum meliputi Sosiologi, Sejarah, Geografi, dan Ekonomi.
Berita Terkait
-
Bandara Lombok Dipadati Penumpang, Efek Penutupan Soetta
-
Abu Erupsi Anak Krakatau Bikin Liburan Wisatawan Jakarta Molor, Hotel Lombok Jadi Sasaran
-
Jelang MotoGP, Kunjungan Wisatawan ke Mandalika Capai 685 Ribu
-
Nyemulak Jadi Awal Kebangkitan Desa Adat Sade
-
Ternyata Sudah Diingatkan KPK! Rektor Unsoed Tetap Nekat Korupsi
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Kolektor Australia Bongkar Keindahan dan Filosofi Kain Tradisional Lombok
-
Benturan Keras di Kepala, Pendaki Asal China Jatuh Pingsan di Rinjani
-
Mobil Isuzu Elf Angkut 18 Wisatawan Terbakar di Bali
-
Nasib Warga Kampung Adat Sade yang Masih Tinggal di Pengungsian
-
Ayah Asal Australia Ditemukan Tewas Tergantung Kabel Setrika, Dua Anak Tergeletak di Lantai