SuaraBali.id - Memasuki pertangahan bulan Juni 2022, geliat pariwisata Bali mulai menunjukkan gairahnya.
Beberapa tempat wisata di Bali mulai ramai dikunjungi oleh para wisatawan, baik domestik maupun luar negeri.
Bahkan, di momen high season ini, terlihat keramaian di beberapa tempat wisata seperti kawasan Seminyak-Canggu ramai dipadati oleh wisatawan, Kamis 16 Juni 2022.
Hal ini pun mendapat apresiasi banyak pihak, salah satunya pelaku pariwisata Bali.
Seperti Ketua Aliansi Pelaku Pariwisata Marginal Bali (APPMB), Wayan Puspanegara mengaku menyambut baik bergeliatnya pariwisata Bali ini.
Puspanegara menyebut bahwa kali ini Bali sudah mulai siuman dari tidur panjangnya akibat hantaman pandemi 2,5 tahun terakhir.
“Kini pariwisata mulai terlihat siuman dari kondisi pingsan sebelumnya,” ujarnya di Denpasar, Kamis 16 Juni 2022.
Puspanegara juga mengungkapkan bahwa dari data yang dirangkum APPMB tercatat rata-rata wisatawan asing yang masuk ke Bali 10 ribu – 11 ribu orang per-hari.
Sedangkan, wisatawan domestik sendiri di angka 25 ribu sampai 26 ribu orang per-hari.
“Wisman sudah mulai masuk Bali rata-rata 10 ribu sampai 11 ribu per hari. Wisdom juga sudah masuk rata rata 25 ribu sampai dengan 26 ribu per-hari via Bandara Ngurah Rai, dan tercatat hingga Mei sudah ada 3,7 juta pergerakan penumpang di Ngurah Rai,” ungkapnya.
Hal ini sendiri menurutnya tidak lepas dari kebijaakan pemerintah yang memutuskan untuk membuka kembali penerbangan internasinonal dan pemberlakuan bebas visa kunjungan atau Visa on Arrival (VoA) bagi 72 negara.
“Namun kini sejak dibukanya kembali border internasional pada tanggal 4 Februari 2022 diikuti dengan produk regulasi SE Dirjen Imigrasi No 0603/2022 tentang pintu masuk dan pemberlakuan Visa on Arrival dan bebas visa kunjungan terbatas pada 72 negara, serta Inmendagri Nomor 29 tahun 2022 bahwa Bali adalah PPKM Level 1 hingga tanggal 4 Juli 2022,” ucapnya.
Di sisi lain, Gubernur Bali, Wayan Koster dalam keterangannya menyampaikan bahwa pemulihan pariwisata dan perekonomian Bali berjalan lebih cepat.
Bahkan, Koster pun mengundang para wisatawan domestik dari berbagai daerah di Indonesia dan wisatawan mancanegara dari berbagai negara.
“Datanglah beramai-ramai ke Bali, melihat keindahan alam Bali, keramahtamahan masyarakat Bali, dan keunikan Budaya Bali. Gubernur Bali, Wayan Koster, memastikan Bali nyaman, aman, dan kondusif untuk dikunjungi,” pintanya sebagaimana disampaikan dalam siaran pers kepada media, Kamis 16 Juni 2022.
Berita Terkait
-
Chatib Basri Dikabarkan Jadi Kandidat Kuat Gubernur PFII, Prabowo Segera Tentukan Pilihan
-
Turis Asing ke RI Tembus 7,45 Juta, Tertinggi Sejak 2019
-
Susuri Rute Eksotis Sanur, Ribuan Pelari dari 13 Negara Bersaing di CK Run 2026
-
Bali Dijual untuk Dunia, tetapi Semakin Sulit Dijangkau Orang Lokal
-
500 Tukik Penyu Kembali ke Laut, Wisata Konservasi Bali Makin Diminati
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Ngebut Bawa Tas Kuning Isi Ayam, Dua Remaja 16 Tahun di Bali Diciduk Warga
-
Likuiditas Makin Solid Berkat Dana SAL, BRI Siap Perluas Kredit UMKM
-
Warga Buleleng Temukan Trenggiling Langka di Pantai, Begini Penampakannya
-
Bongkar Korupsi Jumbo! Kejati NTB Bidik 3 Kasus Sekaligus di Bank Daerah
-
Pengamat: Transformasi Danantara Berpotensi Perkuat Kontribusi Pajak BRI ke Negara