SuaraBali.id - Cuaca di ejumlah wilayah di 34 provinsi di Indonesia berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga lebat, termasuk wilayah Bali dan Nusa Tenggara Barat, Kamis (16/6/2022).
Hal ini diungkapkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Dilansir dari laman www.bmkg.go.id, cuaca hujan berpotensi mengguyur pulau Bali, hujan dengan intensitas ringan diprakirakan mengguyur kawasan Denpasar.
Sedangkan wilayah Nusa Tenggara Barat, Mataram diperkirakan terdapat potensi hujan yang disertai dengan petir.
Daerah timur Indonesia umumnya diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat di antaranya wilayah Papua dan Ternate.
Curah hujan di sejumlah wilayah ibu kota provinsi di Indonesia itu dipengaruhi bibit siklon tropis 94S yang terpantau di Samudra Hindia Barat Daya, Bengkulu dengan kecepatan angin maksimum 15 knot dan tekanan udara minimum 1007,6 hpa.
Suhu rata-rata di Indonesia berkisar antara 22 hingga 33 derajat Celcius dengan suhu terendah berada di wilayah Pontianak mencapai 22 derajat Celcius.
Tingkat kelembaban udara berada di kisaran 55 hingga 100 persen.
Sementara perkiraan cuaca di wilayah lain, seperti pulau Sumatera di antaranya wilayah Aceh dengan intensitas sedang yang disertai petir. Sementara, Padang dan Bengkulu cerah berawan.
Beralih ke pulau Jawa, terdapat potensi hujan dengan intensitas ringan di wilayah Semarang dan Serang. Hujan dengan intensitas lebat diperkirakan mengguyur wilayah Bandung, sedangkan Jakarta berawan
Masyarakat di wilayah Yogyakarta dan Surabaya perlu mewaspadai potensi hujan disertai petir.
Prakiraan cuaca di Pulau Kalimantan masih terdapat potensi hujan dengan intensitas ringan yang diperkirakan terjadi di wilayah Banjarmasin dan Palangkaraya.
Potensi hujan dengan intensitas lebat hingga petir terdapat di wilayah Pontianak dan Samarinda. Wilayah Tanjung Selor diperkirakan berkabut.
Beralih ke Pulau Sulawesi, terdapat potensi hujan dengan intensitas ringan yang diperkirakan mengguyur wilayah Gorontalo dan Kendari.
Sedangkan potensi hujan dengan intensitas sedang diperkirakan terdapat di wilayah Makassar.
Berita Terkait
-
Jas Hujan Warna Cerah atau Gelap, Mana yang Lebih Aman untuk Berkendara?
-
Tips Memilih Parfum untuk Musim Hujan: Ini Jenis Aroma yang Cocok dan Tahan Lama
-
Jas Hujan Ponco vs Setelan, Lebih Baik Pilih yang Mana?
-
Viral Gerombolan Turis Israel Mencuri di Lombok, Bayar Uang Damai Rp48 Juta Lalu ke Bali
-
3 Opsi Ban Motor Honda Beat yang Cocok untuk Musim Hujan
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida
-
BRI Borong 4 Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026
-
Penyelam Tewas saat Menembak Ikan, Sempat Berteriak Minta Tolong
-
Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar
-
Bahasa Sasak Terancam Hilang? 2,2 Juta Penutur Hadapi Tantangan Baru di Era Modern