Scroll untuk membaca artikel
Eviera Paramita Sandi
Rabu, 15 Juni 2022 | 08:41 WIB
Viral di media sosial Bandara Sultan Muhammad Salahuddin (SMS) Bima, Nusa Tenggara Barat tergenang banjir. [Foto : Istimewa]

"Fenomena alam ini, kami jadikan rujukan untuk studi bagaimana mengatasi banjir rob ke depannya," pungkas Kadek.

Sementara itu BMKG Stasiun Klimatologi Bima sudah memperkirakan banjir rob akan melanda sebagian wilayah Bima, termasuk Kecamatan Palibelo yang masuk dalam area Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima.

Banjir rob yang menerjang kawasan tersebut terjadi sejak tanggal 13 Juni 2022.

“Memang sudah diprediksi sebelumnya, perkiraan banjir rob akan melanda pesisir Utara dan Selatan Bima mulai Tanggal 13 sampai 17 Juni 2022. Bandara ini tidak jauh dari kawasan Pesisir Utara Bima,” kata Prakirawan, Jumratul Aini.

Disebutnya bahwa ini merupakan fenomena gerhana bulan atau full moon yang disertai angin kencang, berdampak terjadinya gelombang tinggi.

“Fenomena ini kemudian menyebabkan genangan air di daratan yang disebut banjir rob,” kata Jumratul Aini.

Ia pun mengimbau warga di kawasan pesisir Utara dan Selatan Bima untuk waspada banjir rob.

Load More