SuaraBali.id - Komnas HAM mengunjungi Pemerintah Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk melihat langkah-langkah yang dilakukan pemerintah pasca terjadinya kesalahpahaman di Desa Mareje, Kecamatan Lembar, Lombok Barat (Lobar) beberapa waktu lalu.
Namun demikian dalam kunjungannya ini Komnas HAM belum berani memastikan adanya pelanggaran HAM ataupun tidak terhadap kasus di Mareje.
Pihaknya berujar perlu menganalisa fakta-fakta dan bukti yang ada dilapangan setelah mendapatkan bukti dan data baru akan mengambil langkah rekomendasi.
“Nanti kami akan analisa,” kata Biro Dukungan Penegakan HAM Komnas HAM Gatot Ristanto.
Menurutnya sesuai dengan permintaan Komnas HAM guna meminta keterangan peristiwa yang terjadi di Mareje perlu dilakukan upaya mendengarkan langkah-langkah yang diambil pemerintah NTB pasca kejadian tersebut.
“Ini yang penting supaya tetap kondusif antar masyarakat,” kata Gatot, Kamis, (9/6/20220).
Menurutnya, setelah bertemu dengan pemerintah pihaknya sudah mendengar progres yang dilakukan salah satunya pemulihan korban baik dari sisi psikologi dan sisi ekonomi.
Sementara untuk rumah yang rusak akibat kesalahpahaman sudah mulai direnovasi mencapai sekitar 60 persen .
“Pengungsi semua sudah kembali baik yang di Polres ataupn Polda, pemerintah nantinya akan berkoordinasi dengan psikologi untuk pemulihan korban dan sisi pemulihan ekonomi sudah ada program,” sambungnya.
Baca Juga: Jaksa yang Mewakili ITDC Menangkan Gugatan Lahan Sirkuit Mandalika, Kasasi Penggugat Ditolak
Kontributor : Toni Hermawan
Berita Terkait
-
Menjaga Pesisir Sumbawa Melalui Ekowisata Mangrove Nanga Sira Desa Penyaring
-
Tersangka Korupsi Pokir Dinsos Lombok Barat Belum Ditahan, Kejari Mataram Beberkan Alasannya
-
Kenawa: Menemukan Kedamaian di Padang Sabana Tengah Laut
-
Neraka 'Online Scam' ASEAN, Kemiskinan Jadi Umpan Ribuan WNI Jadi Korban TPPO
-
Logika Sesat dan Penyangkalan Sejarah: Saat Kebenaran Diukur dari Selembar Kertas
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas X Halaman 173 Kurikulum Merdeka: Sisi Lain Kartini
-
Kunci Jawaban Matematika Kelas VII Halaman 20 : Operasi Perkalian dan Pembagian Bilangan Bulat
-
Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas VII Halaman 67: Salat dan Zikir
-
Bule Australia Aniaya Bule Inggris di Bandara Ngurah Rai Bali
-
7 Fakta Penangkapan Costinel Zuleam di Bali: Buronan Paling Dicari di Eropa