SuaraBali.id - Porsche merilis koleksi 911 yang dirancang khusus untuk pasar Indonesia. Uniknya koleksi supercar keluaran terbaru ini terinspirasi cabai, rempah yang melengkapi beragam masakan di negeri ini.
Kecintaan masyarakat Indonesia dengan cabai sudah bukan rahasia.
“Dengan bahan pedas yang ditemukan di banyak hidangan nasional. Demikian pula, 911 dipuja sebagai ikon Porsche di seluruh dunia dan tentu saja di Indonesia juga," kata Michael Vetter, Managing Director Porsche Indonesia, dalam peluncuran di Porsche Centre Jakarta, akhir Mei lalu.
Hingga saat ini sudah ada 9 unit Porsche Exclusive Manufaktur 911 'Chili' telah dipesan, masing-masing berdasarkan Porsche 911 Carrera S dengan output daya maksimum 450 PS, akselerasi dari 0-100 km/jam dalam 3,7 detik dengan kecepatan 308 km/jam.
Dan ternyata permintaan di Indonesia juga luar biasa. 9 unit mobil Porsche tersebut telah terjual sebelum peluncuran resmi.
Untuk keunggulannya, setiap unit dilengkapi dengan transmisi PDK 8-percepatan dan diproduksi dengan opsi Manufaktur Eksklusif yang dipilih dengan cermat. Ke-9 unit ini hadir dalam tiga warna dasar eksterior yang berbeda: Putih, GT Silver Metallic, dan Hitam.
Warna eksterior tambahan dalam Guards Red, Phyton Green dan Lava Orange dan huruf Porsche membuat 911 'Chlli' lebih menonjol. Setiap unit lebih lanjut dilengkapi dengan Porsche Exclusive Manufaktur Aero-kit, logo Porsche dicat dengan warna hitam mengkilap, sistem knalpot sport dengan tailpipes hitam dan lampu ekor desain eksklusif.
Di bagian interior, jok kulit two-tone dan jahitan dekoratif dipadukan dengan warna yang mencolok pada eksterior mobil. Pelindung ambang pintu yang dipersonalisasi dalam brushed aluminium dan logo Porsche Exclusive Manufaktur yang menyala di atas daftar fitur khusus.
"Kami bangga menawarkan opsi Porsche Exclusive Manufaktur di Indonesia, dengan permintaan yang kuat untuk individualisasi di antara pelanggan kami yang penuh semangat. Porsche Exclusive Manufaktur memungkinkan terciptanya mobil sport yang individual, layaknya sidik jari pelanggan dan kami senang dengan respon positif pada koleksi yang dibuat khusus untuk Indonesia ini," kata Michael Vetter.
Porsche Exclusive Manufaktur dikhususkan dalam memenuhi keinginan pelanggan individu, dengan lebih dari 700 pilihan tersedia di semua seri model.
Permintaan untuk individualisasi terus meningkat dan tingkat peningkatan kendaraan sangat ekstensif pada model 911, dengan 25 persen dari model 911 dikirimkan ke seluruh dunia.
Porsche Exclusive Manufaktur hanya tersedia di negara-negara tertentu, dengan Indonesia menjadi salah satu dari hanya dua negara yang menawarkan opsi ini di kawasan Porsche Asia Pasifik. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Deretan Mobil Listrik Termahal di Indonesia
-
Harga Pangan Nasional: Cabai Rawit Rp90 Ribu, Daging Sapi Tembus Rp152 Ribu per Kg
-
Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Merah hingga Rawit Kompak Naik, Bawang Merah Turun
-
Harga Cabai Rawit Merah Nasional Tembus Rp91.000 per Kg, Naik Hampir Rp8.000
-
Harga Cabai Rawit Merah Meroket Rp9.200, Tembus Rp91.300 per Kg
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Mulai Siapkan Dana Pensiun, BRI DPLK Tawarkan Kemudahan dan Bonus lewat BRImo
-
Kolektor Australia Bongkar Keindahan dan Filosofi Kain Tradisional Lombok
-
Benturan Keras di Kepala, Pendaki Asal China Jatuh Pingsan di Rinjani
-
Mobil Isuzu Elf Angkut 18 Wisatawan Terbakar di Bali
-
Nasib Warga Kampung Adat Sade yang Masih Tinggal di Pengungsian