Scroll untuk membaca artikel
Eviera Paramita Sandi
Sabtu, 04 Juni 2022 | 06:40 WIB
Warga keturunan Tionghoa melepasliarkan dua ekor penyu saat perayaan Peh Cun di Pantai Kuta, Badung, Bali, Jumat (3/6/2022). Kegiatan tersebut sebagai bentuk penghormatan kepada Perdana Menteri Khut Gwan (Qu Yuan) serta persembahan kepada dewa laut untuk membersihkan diri dari hal yang negatif sekaligus memohon berkah. [ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/foc]

Sedangkan untuk perayaan di Bali, ada perpaduan budaya dengan budaya Bali yang telah diwariskan secara turun temurun.

Dimana pada prosesi persembahyangan Bakcang ini, juga menggunakan sarana canang.

"Makna dari canang ini sama seperti di kita, diajarkan, bila melakukan persembahyangan, minimal ada persembahan kembang. Untuk di Bali, persembahan dengan menggunakan canang sudah menjadi tradisi. Apalagi warga Tionghoa disini sebagian besar merupakan orang Bali," katanya. (ANTARA)

Baca Juga: Pemerintah Pusat Hapus Tenaga Honorer, Ngurah Wira dan Putri Cemas Kehilangan Pekerjaan

Load More