SuaraBali.id - Pencarian anak pertama Ridwan Kamil yakni Emmeril Khan Mumtadz oleh Kepolisian Swiss dilanjutkan pada Jumat waktu setempat mulai pukul 09.00 WIB.
Hal ini dikemukakan oleh pihak keluarga besar Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil yang diwakili adiknya kandungnya, Elpi Nazmuzaman.
"Pencairan akan dilanjutkan hari ini, pencairan dilakukan di atas dan di bawah permukaan air (Sungai Aaree, Bern, Swiss)," kata Elpi Nazmuzaman saat menggelar jumpa pers di Gedung Sate Bandung, Jumat.
Pencarian hari kedua putra sulung Gubernur Ridwan Kamil melibatkan Kepolisian Kota Bern dan Tim SAR Bern, Swiss.
Menurut Kepala Bagian Materi dan Komunikasi Pimpinan Biro Administrasi Pimpinam Pemprov Jawa Barat Akhmad Taufiqurrachman pencarian dilakukan dari jam 9 pagi waktu setempat hingga selesai.
"Sebelumnya atau pada pencarian hari pertama dilakukan sepanjang pukul 10.00 hingga 15.00 WIB waktu setempat atau Swiss," kata dia.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) mengajak kepada seluruh pegawai di lingkungan Pemprov Jabar untuk memanjatkan doa.
Ajakan tersebut tertuang dalam surat yang dikeluarkan oleh Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor : 972/KB.03.03/Sekre, Jumat, 27 Mei 2022 yang ditandatangani oleh Kepala BKD Provinsi Jawa Barat Yerry Yanuar.
Hal ini dimaksudkan demi mendukung upaya pencarian putra pertama Gubernur Jabar M Ridwan Kamil yakni Emmeril Kahn Mumtadz.
Baca Juga: Mengenal Sungai Aare di Bern Swiss, Lokasi Hilangnya Anak Ridwan Kamil
Seperti diketahui Emmeril Kahn Mumtadz atau biasa dipanggil Eril dikabarkan hilang di Swiss, saat sedang berenang di Sungai Aaree, Bern, Swiss bersama adik dan kawannya pada 26 Mei 2022.
Doa bersama untuk Eril juga dilakukan di Masjid Al-Muttaqin (Gedung Sate) seusai Shalat Jumat dipimpin oleh seorang ustadz. (ANTARA)
Tag
Berita Terkait
-
KPK Panggil Asisten Pribadi Eks Gubernur Jabar Ridwan Kamil
-
Hampir 8 Jam Diperiksa, Eks Dirut Bank Daerah: Semua Sudah Saya Sampaikan ke BPK
-
Liburan di Bali Berujung Bui, Turis Swiss Divonis Penjara karena Hina Nyepi
-
Sensasi Bernina Express Pullman Class, Kereta Panorama dengan Sajian Pemandangan Alpen hingga Italia
-
Aura Kasih Diam-Diam Terjun ke Bisnis Peternakan Ayam di Subang Berapa Omzetnya?
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Nasib Warga Kampung Adat Sade yang Masih Tinggal di Pengungsian
-
Ayah Asal Australia Ditemukan Tewas Tergantung Kabel Setrika, Dua Anak Tergeletak di Lantai
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas
-
Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali