SuaraBali.id - Rumor atau desas-desus tentang upaya mengudeta Muhaimin Iskandar dari kursi Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa dibantah oleh Ketua DPW PKB Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Hadrian Irfani.
Menurutnya seluruh kader PKB di seluruh Indonesia, termasuk di NTB, tetap solid dan satu komando dalam barisan di bawah kepemimpinan Ketua Umum Muhaimin Iskandar.
"Saya tegaskan itu semuanya hoaks. Yang jelas kami 34 provinsi di Indonesia dan seluruh DPC se-Indonesia solid untuk tetap satu komando kepada Ketum PKB Muhaimin Iskandar," ujarnya Jumat (20/5/2022).
Disebutkan olehnya bahwa isu gonjang-ganjing perebutan Ketua Umum PKB dari Muhaimin Iskandar itu tidak sesuai fakta. Kalau pun ada isu seperti itu, menurutnya, merupakan hal yang biasa dalam dunia politik.
Akan tetapi, pihaknya menduga isu kudeta Ketua Umum PKB ini sengaja dimainkan karena banyak yang iri melihat hasil dari sejumlah lembaga survei yang menempatkan PKB berada di posisi ketiga setelah PDIP dan Gerindra.
"Jadi, biasa mereka iri melihat survei PKB di lembaga survei ada di peringkat tiga. Dan sekarang ada orang yang terganggu dengan kondisi ini sehingga sengaja mengembuskan," kata Hadrian Irfani.
Lalu saat disinggung terkait sosok di balik rumor tersebut apakah dari internal PKB atau eksternal, Ketua Komisi V DPRD NTB ini mengungkapkan DPP PKB sudah mengetahui siapa pihak-pihak di balik rumor tersebut.
"Dari hasil penelusuran sudah terdeteksi siapa yang bergerak. Dan itu hanya sebuah gerakan," terangnya.
Sebagai kader di daerah saat ini pihaknya tidak terpengaruh dengan rumor seperti itu karena saat ini seluruh kader di daerah, termasuk NTB, tengah fokus persiapan Pemilu 2024, bagaimana PKB bisa menang dan mengantarkan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar sebagai calon presiden.
Baca Juga: Jadwal Resmi MXGP Of Indonesia 2022 di Samota Sumbawa, NTB Kembali Bersiap Sambut Event Balap
"Saat ini kami tetap bekerja dalam meningkatkan elektabilitas PKB dan memenangkan Muhaimin Iskandar sebagai calon presiden," katanya.
Poster dan spanduk Muhaimin Iskandar berisi pesan kesiapannya maju dalam Pilpres 2024 saat ini banyak dipasang di sejumlah daerah, terutama di basis-basis PKB, seperti di Jawa Tdengah dan Jawa Timur. (ANTARA)
Berita Terkait
-
'Pembalut Bukan Gaya Hidup' Politisi PKB Desak Pemerintah Pajaki Konglomerat Ketimbang Perempuan
-
Dua Bulan Pascakebakaran, Wisatawan Mulai Kembali Sambangi Desa Adat Sade
-
Cak Imin Ingatkan Kemenkeu: Jangan Jadikan Anggaran Pemberdayaan 'Anak Tiri' di APBN!
-
Cak Imin Puji MBG: Program Terbaik dari APBN, 1,3 Juta Orang Miskin Jadi Pekerja
-
Salip Cak Imin dan AHY! Golkar Ungkap Kunci Bahlil Jadi Menteri Paling Populer
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida
-
BRI Borong 4 Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026
-
Penyelam Tewas saat Menembak Ikan, Sempat Berteriak Minta Tolong
-
Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar
-
Bahasa Sasak Terancam Hilang? 2,2 Juta Penutur Hadapi Tantangan Baru di Era Modern